Komisi C DPRD Surabaya ke Jakarta, Desak BPN Tuntaskan Sengketa Tanah Warga Sawahan Baru vs PT KAI

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Sukadar
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Sukadar

i

SURABAYA, bacasaja.id — Komisi C DPRD Kota Surabaya hari ini, Rabu (8/10/2025), bertolak ke Jakarta untuk bertemu dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Langkah ini diambil menyusul polemik sengketa lahan antara warga Sawahan Baru II RT 04 RW 03 Surabaya dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Pertemuan dijadwalkan berlangsung di Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Kementerian ATR/BPN. Tujuannya, mencari solusi konkret atas tumpang tindih klaim lahan antara warga yang telah mengantongi Surat Hak Milik (SHM) dan PT KAI yang mendasarkan klaimnya pada dokumen kronika lama.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Sukadar, mengatakan semua data pendukung sudah disiapkan untuk diserahkan langsung kepada pihak Kementerian.

“Hari ini kita ke Jakarta. Pertama yang dituju adalah Kementerian ATR/BPN lewat Dirjen Perselisihan Lahan. Mereka sudah siap menerima kita dan membahas duduk persoalan ini,” ujar Sukadar saat dikonfirmasi di Surabaya.

Sukadar menjelaskan, hasil inspeksi lapangan (sidak) pekan lalu di kawasan Sawahan Baru menjadi salah satu dokumen penting yang akan dibawa ke pertemuan tersebut. Dari hasil sidak, ditemukan 29 bidang tanah (persil) milik warga yang telah bersertifikat resmi dan tidak tumpang tindih dengan batas lahan milik PT KAI.

“Data hasil sidak itu kami lampirkan karena memperkuat posisi warga. Harapan kami, sebelum persoalan ini sampai ke DPR RI, sengketa lahan Sawahan Baru bisa diselesaikan di Kementerian ATR/BPN,” tegas politisi PDIP tersebut.

Ia juga mengungkapkan adanya temuan baru di lapangan, di mana sejumlah warga tetap bisa menerbitkan SHM baru pada tahun 2025, meski sengketa masih bergulir. Temuan itu, kata Sukadar, menjadi bukti bahwa secara administratif lahan tersebut tidak berada dalam wilayah klaim PT KAI.

“Patok milik KAI yang kemarin ditemukan pun tidak masuk ke perkampungan warga, hanya sampai di area SPBU,” tambahnya.

Dengan langkah ke Jakarta ini, Komisi C berharap Kementerian ATR/BPN dapat segera memfasilitasi penyelesaian sengketa agar warga Sawahan Baru memperoleh kepastian hukum atas tanah mereka.

“Kami ingin masalah ini selesai di tingkat kementerian. Data dan fakta di lapangan sudah jelas, warga punya dasar kuat mempertahankan haknya,” pungkas Sukadar. (dims)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…