DPRD Dukung Penundaan Pembangunan RS Surabaya Selatan, Arjuna: Pelayanan Kesehatan Tetap Tercover

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana, S.H., M.Kn
Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana, S.H., M.Kn

i

SURABAYA, Bacasaja.id – DPRD Kota Surabaya mendukung langkah Wali Kota Eri Cahyadi yang menunda pembangunan Rumah Sakit Surabaya Selatan pada tahun 2026 mendatang.

Penundaan tersebut dilakukan lantaran adanya pemangkasan dana transfer pusat ke daerah sebesar Rp730 miliar yang berdampak pada sejumlah rencana pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana, S.H., M.Kn., membenarkan adanya penundaan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya juga telah mengonfirmasi langsung informasi itu ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya.

“Hanya ditunda saja, jadi pembangunan RS Surabaya Selatan tetap akan direalisasikan, hanya tahunnya bergeser dari rencana awal 2026,” ujar Arjuna Rizki di Surabaya, Sabtu (25/10/2025), lewat keterangannya.

Politisi muda PDI Perjuangan ini menjelaskan, pembangunan RS Surabaya Selatan bisa dilakukan dengan skema kerja sama antara pemerintah dan pihak ketiga, seperti swasta atau BUMN.
“Bisa dikerjasamakan dengan pihak luar. Mungkin bukan tahun depan, tapi tahun depannya lagi, karena banyak proyek pembangunan lain yang lebih dulu dikerjakan di awal 2026,” terangnya.

Arjuna menegaskan, Komisi D DPRD Surabaya mendukung penuh rencana pembangunan RS di kawasan Surabaya Selatan. Sebagai wakil rakyat yang juga berasal dari wilayah selatan, ia menilai keberadaan rumah sakit baru akan sangat membantu masyarakat setempat dalam mengakses layanan kesehatan.

“Masyarakat di wilayah selatan pasti sangat terbantu jika nanti RSUD itu terbangun,” ujarnya.

Meski pembangunan RS Surabaya Selatan ditunda, Arjuna memastikan pelayanan kesehatan bagi warga Surabaya tetap terjamin. Saat ini, Pemkot Surabaya telah memiliki tiga rumah sakit daerah, yakni RSUD dr. M. Soewandhie, RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH), dan RSUD Eka Chandrarini di Rungkut.

“Selain itu, juga ada rumah sakit milik Kemenkes serta rumah sakit swasta yang sudah bekerja sama dengan Pemkot. Jadi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat tetap terlayani,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arjuna menyebut bahwa rumah sakit swasta yang bermitra dengan Pemkot Surabaya juga dapat melayani masyarakat secara gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC). Program ini memastikan setiap warga memiliki akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tanpa kesulitan biaya.

“Jadi tidak masalah kalau pembangunan RS Surabaya Selatan ditunda, karena pelayanan kesehatan warga tetap tercover melalui program UHC,” pungkas Arjuna. (dims)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…