DPRD Surabaya Soroti Penurunan UKT Beasiswa Pemuda Tangguh, Minta Kampus Ikut Beri Keringanan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah

i

SURABAYA - Komisi D DPRD Kota Surabaya menyoroti kebijakan penurunan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi penerima Beasiswa Pemuda Tangguh yang digulirkan Pemerintah Kota Surabaya pada tahun 2026. Kebijakan ini dinilai memicu keluhan mahasiswa akibat minimnya sosialisasi di tingkat bawah.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Pemkot Surabaya secara signifikan meningkatkan kuota penerima Beasiswa Pemuda Tangguh. Jika sebelumnya hanya sekitar 5.000 penerima, kini melonjak menjadi 23.850 orang atau hampir 24 ribu mahasiswa.

“Penambahan kuota yang besar ini tentu membutuhkan anggaran yang juga besar agar beasiswa bisa terdistribusi lebih luas secara kuantitas. Karena itu, besaran UKT yang sebelumnya dibayar penuh oleh Pemkot kini dibatasi maksimal Rp2,5 juta per semester per mahasiswa,” ujar Zuhro, Senin (12/1/2026).

Selain UKT, bantuan biaya hidup bagi penerima beasiswa juga mengalami penyesuaian. Zuhro menyebut, bantuan yang sebelumnya Rp750 ribu per semester, sempat turun menjadi Rp500 ribu dan kini kembali diturunkan menjadi Rp300 ribu per semester.

“Tujuannya satu, agar Pemkot Surabaya bisa memperbanyak jumlah penerima beasiswa,” terangnya.
Zuhro mengakui bahwa kebijakan penurunan tersebut kemungkinan belum tersosialisasi secara maksimal, sehingga menimbulkan komplain dari kalangan mahasiswa penerima Beasiswa Pemuda Tangguh.

Namun demikian, lanjutnya, dalam rapat Komisi D bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, pihak Pemkot telah diminta untuk mengomunikasikan kebijakan ini dengan masing-masing perguruan tinggi.

“Misalnya Pemkot membantu UKT Rp2,5 juta per semester, kami berharap sisanya bisa dibantu oleh pihak universitas. Jangan sampai kebijakan ini justru menambah beban orang tua mahasiswa,” tegas politisi PAN tersebut.

Untuk mencari solusi atas persoalan ini, Komisi D DPRD Surabaya dijadwalkan akan menggelar rapat koordinasi dengan Pemkot Surabaya pada Rabu, 14 Januari 2026.

“Kami berharap tidak ada tambahan biaya UKT yang harus ditanggung mahasiswa atau orang tua. Harus ada kerja sama antara pemerintah kota dan perguruan tinggi. Pemkot membantu Rp2,5 juta, dan universitas juga harus mau ikut membantu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan melalui Program Beasiswa Pemuda Tangguh. Pada tahun 2026, kuota penerima beasiswa meningkat signifikan menjadi sekitar 23.850 orang dengan total anggaran mencapai Rp190 miliar. (dims)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…