Pedagang Gelisah Soal Jam Operasional, DPRD Surabaya Ingatkan Aturan Sudah Berjalan Sejak 2023

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Faridz Afif
Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Faridz Afif

i

SURABAYA — Suasana Pasar Buah Tanjungsari dalam beberapa hari terakhir dipenuhi keresahan. Para pedagang yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidup di sana mengaku kebingungan dengan pembatasan jam operasional yang mulai diterapkan. Mereka merasa diberatkan, bahkan tidak pernah diajak bicara sejak aturan itu digodok.

Menanggapi kegelisahan tersebut, Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Faridz Afif, memberikan penjelasan. Menurutnya, aturan ini bukan kebijakan mendadak yang muncul begitu saja, melainkan bagian dari Perda Nomor 1 Tahun 2023 yang telah disahkan pada periode sebelumnya.

“Kami hanya menjalankan apa yang sudah ditetapkan. Perda ini bukan produk baru, dan seluruh ketentuannya, termasuk jam operasional, memang harus dipatuhi,” kata Afif, Rabu (25/11/2025).

Afif juga memahami bahwa pedagang merasa terbebani, tetapi perubahan aturan tidak bisa dilakukan secara cepat. Ia menegaskan bahwa revisi perda membutuhkan prosedur panjang yang harus melalui kajian hingga paripurna.

“Kalau mau revisi, prosesnya panjang. Karena itu, aturan yang berjalan sekarang tetap harus dilaksanakan,” ujarnya.

Di sisi lain, para pedagang merasa suara mereka selama ini tidak pernah benar-benar terdengar. Ketua Asosiasi Pedagang Buah Surabaya, Umbar Rifa’i, menuturkan bahwa sejak awal pembahasan perda, tidak ada satu pun forum resmi yang melibatkan pedagang.

“Kami ingin didengar. Dari awal tidak ada undangan hearing, tidak diajak berdiskusi. Tahu-tahu aturan jalan,” ungkap Umbar.

Ia menjelaskan, pembatasan jam operasional sangat memengaruhi ritme kerja mereka. Komoditas buah mudah rusak, sehingga pasokan dari daerah penghasil umumnya datang malam hingga dini hari. Jika jam dibatasi, pedagang khawatir kualitas buah turun dan kerugian tak terelakkan.

“Buah itu tidak menunggu. Kalau telat bongkar, kualitas bisa menurun,” ucapnya.

Ada hal lain yang membuat pedagang semakin cemas: Pasar Tanjungsari ikut menopang kebutuhan buah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya. Distribusi buah untuk program itu biasanya dilakukan malam hari agar pagi hari bisa sampai di sekolah.

“Kalau distribusi tersendat, yang dirugikan anak-anak,” tambah Umbar.

Para pedagang berharap Komisi B mau turun langsung melihat kondisi di lapangan dan membuka ruang dialog. Mereka ingin aturan yang ada dikaji ulang, khususnya soal jam operasional, agar sesuai dengan dinamika pasar dan tidak mematikan usaha kecil.

“Sekarang hidup makin sulit. Kami hanya berharap aturan dibuat dengan melihat kenyataan di lapangan,” ujar salah satu pedagang.

Hingga kini, pedagang tetap berharap muncul solusi yang lebih berpihak, sementara DPRD menegaskan siap menjalankan aturan yang berlaku sembari membuka peluang pembahasan lanjutan bila mekanisme revisi memungkinkan. (dims)

Berita Terbaru

AKBP Hety Raih Penghargaan "Leadership" di Ajang IAWP 2026

AKBP Hety Raih Penghargaan "Leadership" di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 Sep 2026 20:59 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:59 WIB

JAKARTA– Polri mengapresiasi prestasi AKBP Hety Padmawati yang meraih penghargaan kategori Leadership dalam ajang International Association of Women Police (…

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

Minggu, 20 Sep 2026 20:53 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:53 WIB

BANYUWANGI – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti sebagai kompetisi lari. Ajang yang digelar 2…

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Minggu, 20 Sep 2026 20:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:48 WIB

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, Minggu (20/9/2026). Wakil Ketua Bidang P…

Disdukcapil Surabaya Punya Bunda Jelita, Layanan Urus Akta Kelahiran hingga KIA Sejak Masa Kehamilan

Disdukcapil Surabaya Punya Bunda Jelita, Layanan Urus Akta Kelahiran hingga KIA Sejak Masa Kehamilan

Minggu, 20 Sep 2026 20:43 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 20:43 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menghadirkan inovasi Bunda Jelita (Bersama Urus Kelahiran dan Identitas…

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Salamul Huda Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Probolinggo Raya, Raih 12 dari 13 Suara

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:18 WIB

PROBOLINGGO – Salamul Huda resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Probolinggo Raya. Ia terpilih dalam M…

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Meriahkan HUT Sulbar ke-22, Kapolda Hadiri ‘Sulbar Fun Run’ Tegaskan Dukungan Penuh bagi Olahraga Masyarakat

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:36 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menghadiri langsung kegiatan akbar olahraga masyarakat "Sulbar Fun Run 3" yang dipusatkan di …