Surabaya Rumah Bersama: DPRD Ingatkan Bahaya Rasisme dalam Aksi Publik

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mohammad Faridz Afif
Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mohammad Faridz Afif

i

SURABAYA - Rentetan pemberitaan dan insiden bernada rasis yang menyasar satu suku dalam beberapa waktu terakhir menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat Surabaya. Fenomena ini menjadi penanda betapa rapuhnya harmoni sosial ketika ujaran kebencian dibiarkan menyebar tanpa kendali.

Ketegangan kembali mencuat setelah sebuah aksi demonstrasi di Balai Kota Surabaya menjadi viral. Dalam aksi itu, tampak sebuah poster yang memuat kalimat tidak pantas dan berpotensi diskriminatif terhadap suatu suku. Konten rasis tersebut memantik reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk dari Wakil Rakyat di DPRD Kota Surabaya.

Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mohammad Faridz Afif, menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa Surabaya adalah rumah besar bagi semua orang yang hidup dan mencari penghidupan di kota ini.

“Surabaya ini milik semua. Jangan lagi membawa perbedaan ras, agama, ataupun suku. Kalau sudah ber-KTP Surabaya, kita adalah satu: warga Kota Surabaya,” tegas Gus Afif, Selasa (2/12).

Politisi PKB itu menekankan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak warga dan dilindungi undang-undang. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan itu tidak boleh digunakan untuk menyebarkan kebencian atau rasisme yang justru mengoyak persatuan.

“Hal seperti itu tidak akan memperkuat kebersamaan, malah memecah belah kota yang kita banggakan ini,” ujarnya.

Gus Afif menilai tindakan diskriminatif berpotensi menimbulkan gejolak sosial dan merugikan seluruh warga Surabaya. Ia berharap kota ini terus menjadi ruang hidup yang rukun, guyub, aman, dan sentosa—sebuah wujud Surabaya sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Dengan kembali meneguhkan nilai toleransi, DPRD Surabaya mengajak seluruh warga untuk menjaga keharmonisan kota yang dibangun dari keberagaman. Karena pada akhirnya, Surabaya hanya bisa berdiri kokoh jika semua warganya merasa dihormati dan diterima sebagai bagian dari satu keluarga besar. (dims)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …