SURABAYA – Momentum liburan semester sekolah yang bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir, mengingatkan seluruh pihak terkait agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan, terutama terhadap aktivitas anak-anak dan remaja selama masa liburan panjang.
Menurut Akmarawita, liburan panjang kerap dimanfaatkan anak-anak untuk lebih banyak beraktivitas di luar rumah, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial apabila tidak diimbangi dengan pengawasan yang memadai. Ia menekankan pentingnya peran orang tua, sekolah, serta pemerintah kota dalam memastikan kegiatan liburan berjalan positif dan aman.
“Liburan sekolah ini harus dimaknai sebagai waktu yang sehat dan produktif bagi anak-anak. Jangan sampai justru menjadi celah munculnya masalah sosial, kenakalan remaja, atau aktivitas yang tidak terkontrol,” ujarnya.
Akmarawita juga mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, untuk menghadirkan kegiatan edukatif dan rekreatif yang ramah anak dan remaja. Menurutnya, program positif akan membantu mengarahkan energi anak-anak ke hal yang bermanfaat.
Selain itu, ia meminta pengawasan di ruang-ruang publik, tempat wisata, serta pusat keramaian selama libur Nataru diperketat demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga.
“Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar libur semester dan Nataru di Surabaya benar-benar membawa dampak positif, bukan sebaliknya,” pungkasnya. (dims)
Editor : Redaksi