Azhar Kahfi Peringatkan 79 Pejabat Baru Pemkot Surabaya: Tak Ada Toleransi Pungli dan Gratifikasi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi,
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi,

i

SURABAYA - Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, melontarkan peringatan keras kepada 79 pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang baru dilantik. Ia menegaskan, tidak ada ruang kompromi terhadap praktik pungutan liar (pungli), gratifikasi, maupun tindak korupsi dalam birokrasi Pemkot Surabaya.

Kahfi menekankan bahwa integritas aparatur pemerintah seharusnya tidak lagi dipahami sebagai jargon atau sekadar formalitas seremonial. Menurutnya, sejak September tahun lalu, Pemkot Surabaya telah menunjukkan sikap tegas dengan mewajibkan seluruh jajarannya menandatangani pakta integritas anti-pungli, menyusul adanya aduan masyarakat terkait praktik menyimpang di lapangan.

“Wali Kota Eri Cahyadi sudah mewajibkan seluruh jajaran Pemkot Surabaya menandatangani pakta integritas anti-pungli. Ini bukan kebijakan baru dan semestinya sudah menjadi budaya kerja di bawah kepemimpinannya,” ujar Kahfi, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, komitmen tersebut diperkuat dengan terbitnya Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 29 Tahun 2025 tentang penguatan integritas aparatur pelayanan publik. Regulasi ini menegaskan bahwa setiap pejabat tidak hanya dituntut bersih secara pribadi, tetapi juga bertanggung jawab atas perilaku dan kinerja bawahannya.

“Dengan adanya Perwali itu, pejabat yang baru dilantik seharusnya sudah sangat paham soal integritas. Apalagi seluruh jajaran Pemkot sudah menandatangani pakta integritas sejak September lalu. Artinya, 79 pejabat yang baru dilantik juga otomatis terikat komitmen tersebut,” katanya.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, sanksi terhadap pelanggaran telah diatur secara tegas. Aparatur yang terbukti melakukan pungli atau gratifikasi dapat dijatuhi hukuman berat, bahkan hingga pemberhentian dari jabatan. Namun, tanggung jawab tidak berhenti pada pelaku semata.

Dalam Perwali tersebut juga ditegaskan adanya tanggung jawab berjenjang. Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib melakukan sosialisasi, pembinaan, serta pengawasan terhadap seluruh staf di bawahnya.

“Jika ada bawahan yang terbukti melakukan pungli, lalu diketahui pimpinan OPD tidak melakukan pengawasan atau pembinaan, maka Kepala OPD tersebut juga harus dicopot. Itu amanat Perwali dan sudah disesuaikan dengan standar pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi,” tegas Kahfi.

Menurutnya, penguatan pengawasan internal menjadi kunci agar komitmen anti-pungli tidak berhenti sebatas dokumen administratif. Pelantikan pejabat baru, kata dia, harus dimaknai sebagai momentum untuk meneguhkan budaya birokrasi yang bersih dan berintegritas, bukan membuka celah baru bagi penyalahgunaan kewenangan. (dims)

Berita Terbaru

Gerak Cepat Biddokkes Polda Sulbar Bantu Penanganan Medis Korban Kebakaran di Jalan Mangga Mamuju 

Gerak Cepat Biddokkes Polda Sulbar Bantu Penanganan Medis Korban Kebakaran di Jalan Mangga Mamuju 

Rabu, 04 Nov 2026 19:49 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:49 WIB

POLDA SULBAR – Menanggapi musibah kebakaran yang melanda kawasan pemukiman warga di Mamuju, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulbar bergerak c…

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Kunjungan Dadakan Kapolda Sulbar Cek Satker, Progres Renovasi Masjid dan Koperasi Polda serta Dorong Konten Bermanfaat

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB

POLDA SULBAR  - Untuk memastikan seluruh personel bekerja secara efektif dan maksimal selama jam dinas, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto didampingi p…

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Kapolda Sulbar Berikan Wejangan untuk Polwan, Peduli Kebersihan hingga Bijak Bermedsos

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB

POLDA SULBAR – Kapolda, Irjen Pol Totok Suharyanto, memberikan wejangan khusus kepada 119 personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sulbar. D…

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Ungguli Daerah Lain, Pemkab Ponorogo Masuk Tiga Besar Penyelenggaraan Nama Rupabumi Se-Jatim

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengukir prestasi bangga di tingkat provinsi. Ponorogo berhasil bertengger dalam jajaran tiga besar P…

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Wali Kota Eri Minta Warga Surabaya Ikut Awasi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat turut mengawasi keberadaan bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan klub malam. …

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Arahan Kapolda Sulbar Jelang Penutupan Operasi Patuh 2026, Utamakan Tiga Pendekatan dan Jangan Arogan

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto memberikan arahan penting kepada seluruh…

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

109 Personel Polda Sulbar, Makin Perkuat Garis Depan Pelayanan di Polres Jajaran

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB

POLDA SULBAR- Kepolisan Daerah Sulawesi Barat kembali melakukan penguatan personel di tingkat Polres dan Polsek melalui mutasi susulan yang diterbitkan oleh…

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Ketua DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda 1 tahun 2023 terkait Jam Operasional Pasar

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mulai mengarah pada evaluasi regulasi. Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri alias Kaji I…

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Halte Bus Surabaya Masih Minim Fasilitas, Laila Mufidah Desak Pemkot Segera Berbenah

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB

SURABAYA – Kenyamanan transportasi publik di Kota Surabaya ternyata bukan hanya soal ketersediaan armada. Kondisi halte yang masih minim fasilitas juga menjadi …