DPRD Surabaya Peringatkan Pemkot: Tambah Penerima UKT, Jangan Kurangi Manfaat

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ais Shafiyah Asfar
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ais Shafiyah Asfar

i

SURABAYA — Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ais Shafiyah Asfar, B.Sc., M.A., mengingatkan Pemerintah Kota Surabaya agar rencana perluasan penerima Beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) tidak dilakukan dengan mengorbankan hak mahasiswa yang selama ini telah menerima bantuan.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Ning Ais itu menilai, target penambahan penerima hingga 24.000 mahasiswa harus diiringi penguatan anggaran, bukan justru dengan mengurangi kuota penerima lama maupun memangkas besaran bantuan.

“Penambahan jumlah penerima harus dibarengi dengan kesiapan anggaran. Jangan sampai kuota yang sudah berjalan dikurangi atau nilai bantuannya diturunkan,” tegas Ning Ais, Senin (19/1/2026).

Ia menyoroti perubahan skema bantuan biaya hidup mahasiswa yang dinilai berpotensi memberatkan kelompok kurang mampu. Bantuan yang sebelumnya mencapai Rp500.000 per bulan kini turun menjadi Rp300.000 per bulan tanpa adanya tunjangan tambahan.

Menurut Ning Ais, kebijakan tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh agar semangat pemerataan tidak berubah menjadi kebijakan yang justru menghambat akses pendidikan.

“Penyamarataan anggaran UKT menjadi Rp2,5 juta jangan sampai memukul mahasiswa dari keluarga miskin dan pra-miskin. Pendidikan tinggi tidak boleh menjadi beban baru bagi mereka,” ujarnya.

Selain itu, Ning Ais juga menyoroti persoalan keterlambatan pencairan dana UKT yang kerap terjadi pada awal semester. Ia mengungkapkan banyak keluhan masyarakat karena dana bantuan tidak cair pada bulan Januari, sementara kewajiban pembayaran kuliah sudah menunggu pada bulan Februari.

“Keterlambatan pencairan ini harus dibenahi. Pembayaran kuliah memiliki tenggat waktu yang jelas, dan mahasiswa tidak boleh dirugikan oleh masalah administratif,” katanya.

Ia menegaskan, keterlambatan pencairan UKT bukan hanya soal teknis, melainkan menyangkut keberlangsungan studi mahasiswa. Karena itu, DPRD Kota Surabaya akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan beasiswa tetap berpihak pada rakyat.

“Pendidikan adalah hak dasar warga. Kebijakan anggaran harus mencerminkan keberpihakan kepada mahasiswa dan keluarga yang paling membutuhkan,” pungkas Ning Ais. (dims)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…