SURABAYA- Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan atau Bang Jo, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bertindak tegas terhadap dugaan praktik prostitusi yang terungkap di Hotel Twin Tower.
Desakan tersebut disampaikan Bang Jo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Komisi D DPRD Surabaya, Rabu (08/04/2026). RDP ini membahas temuan dugaan praktik human trafficking atau perdagangan orang yang mengarah pada prostitusi di Hotel Twin Tower Surabaya.
Rapat tersebut turut dihadiri pihak manajemen Twin Tower, Aparat Penegak Hukum (APH), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-P2KB) Kota Surabaya, serta Dispendukcapil Kota Surabaya.
Kasus ini bermula dari adanya tawaran seorang marketing pub karaoke berinisial YA kepada seorang perempuan. Karena selama bulan Ramadan tempat hiburan malam tutup, YA diduga merekomendasikan aktivitas karaoke hingga layanan lain di Twin Tower kepada calon konsumen.
Bang Jo mengapresiasi sikap kooperatif manajemen Twin Tower yang bersedia berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya dalam mengungkap kasus tersebut.
“Kami berharap pihak APH dan Satpol PP ke depannya langsung menindak tegas praktik prostitusi, meskipun baru sebatas melalui aplikasi seperti WeChat, agar kasus di Twin Tower tidak terulang kembali,” ujar Bang Jo.
Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap platform digital yang kerap disalahgunakan untuk praktik prostitusi.
“Pemkot punya kewenangan untuk mengawasi, bahkan jika perlu memblokir akun atau situs negatif yang mengarah pada praktik prostitusi maupun trafficking,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bang Jo meminta Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dugaan praktik prostitusi tersebut, termasuk aspek perizinan.
“Jika terbukti benar, maka harus ditindak tegas, termasuk terhadap operasional dan izin Twin Tower,” pungkasnya. (dim)
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 13:43 WIB
POLDA SULBAR - Untuk memastikan seluruh personel bekerja secara efektif dan maksimal selama jam dinas, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto didampingi p…
Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 13:13 WIB
POLDA SULBAR – Kapolda, Irjen Pol Totok Suharyanto, memberikan wejangan khusus kepada 119 personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sulbar. D…
Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 10:55 WIB
PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengukir prestasi bangga di tingkat provinsi. Ponorogo berhasil bertengger dalam jajaran tiga besar P…
Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 10:35 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat turut mengawasi keberadaan bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga…
Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 10:33 WIB
SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan klub malam. …
Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 09:53 WIB
POLDA SULBAR- Menjelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh 2026, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto memberikan arahan penting kepada seluruh…
Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 09:45 WIB
POLDA SULBAR- Kepolisan Daerah Sulawesi Barat kembali melakukan penguatan personel di tingkat Polres dan Polsek melalui mutasi susulan yang diterbitkan oleh…
Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 06:11 WIB
SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mulai mengarah pada evaluasi regulasi. Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri alias Kaji I…
Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 06:09 WIB
SURABAYA – Kenyamanan transportasi publik di Kota Surabaya ternyata bukan hanya soal ketersediaan armada. Kondisi halte yang masih minim fasilitas juga menjadi …
Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB
POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …