BACASAJA.ID - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut bahwa keempat sindikat pengedar uang asing palsu hanya membutuhkan modal sebesar Rp300 ribu untuk mencetak per-seribu lembarnya.
Setelah uang tercetak, keempat sindikat pengedar yang diantaranya adalah SUL, IS, AD, dan HS menjualnya dengan harga Rp7 juta per-seribu lembar.
"Setiap bulan bisa mengedarkan 15ribu lembar, yang berarti jumlahnya 1,5 juta dolar AS," ujar Yusri saat konferensi pers secara daring, Rabu (10/3/2021).
Modal sebesar Rp300 ribu itu, sambung Yusri, digunakan untuk membeli kertas dan tinta. Alat-alat yang digunakan untuk mencetak uang palsu itu pun tergolong biasa hanya menggunakan printer biasa.
"Kelebihannya cukup bagus hasilnya, kalau di infrared bisa kelihatan seperti asli, padahal alat yang digunakan mencetak biasa saja," kata Yusri.
Yusri menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari tersangka SUL yang ditangkap bersama barang bukti uang palsu dolar AS di kawasan Bekasi dengan barang bukti sebanyak 1.000 lembar.
Dari hasil pengembangan, tiga tersangka lain IS, AD, dan HS ditangkap di kawasan Bogor dan Pandeglang Banten.
"Kami masih mengejar pelaku lainnya karena ada dugaan pelaku lain yang terkait," jelasnya. (ads/rg4)
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB
Polda Sulbar – Keimanan dan profesionalisme menjadi dua pilar penting dalam tugas kepolisian khususnya di Sulbar. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan R…
Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB
POLDA SULBAR- Terlihat pemandangan berbeda dari kegiatan operasi pemeriksaan kendaraan yang dilakukan Polantas Polda Sulbar bersama Samsat dan Jasa Raharja…
Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB
SURABAYA – Persoalan status tanah dan sulitnya akses air bersih menjadi keluhan warga Warugunung, Kota Surabaya. Selain mempertanyakan lahan yang diklaim masuk …
Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB
SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…
Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB
MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…
Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB
POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…