Bantuan Covid-19 Dibatalkan, Dinsos Gresik: Kami Tunggu Solusi Pemprov

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinsos Gresik, Sentot Supriyohadi, Rabu (17/3/2021) di kantor Dinsos.
Kepala Dinsos Gresik, Sentot Supriyohadi, Rabu (17/3/2021) di kantor Dinsos.

i

BACASAJA.ID - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik masih menunggu solusi dari Dinsos Provinsi terkait pembatalan bantuan bencana sosial Covid-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) dengan alasan tidak ada lagi anggaran.

Terkait dibatalkannya bantuan sosial tersebut Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi membenarkan jika pembatalan bantuan sosial Covid-19 oleh Kemensos disebabkan tidak ada anggaran. Padahal hingga saat ini masih banyak yang antri.

Sesuai data dari Satgas Covid-19 Gresik ada sebanyak 367 orang, tapi dari sekian itu yang memenuhi syarat cuma ada 218 orang.

"Bantuan meninggal Covid-19 memang dibatalkan Kemensos dengan alasan tidak ada anggaran lagi. Dan saat itu, kami sudah mengajukan data ke Dinsos Jawa Timur (Jatim) sebanyak 218 orang," ujarnya, Rabu (17/3/2021).

Ia menjelaskan, sebelumnya memang ada surat edaran dari Kemensos untuk bantuan sosial Covid-19 bagi yang meninggal karena pandemi Covid-19 ini.

Awal Juni 2020 lalu, pihaknya sudah menyampaikan surat edaran dari dirjen lingkungan sosial bantuan sosial untuk korban meninggal Covid-19 sebesar 50 juta kepada Kecamatan dan Kelurahan.

"Saat itu, kami sudah mengajukan dua tahap. Untuk tahap pertama ada 151 orang dan tahap kedua 67 orang dari jumlah 218 orang yang meninggal. Sampai saat ini kita masih menunggu," kata Sentot.

Lebih lanjut, untuk bantuan Covid-19 yang di stop ini, pihaknya berharap ada solusi dari Dinsos Provinsi. Karena itu selalu menunggu seperti apa keputusan atau solusinya.

"Mudah - mudahan ada solusi dari Dinsos Provinsi karena jumlahnya banyak. Jadi ini pengalaman saya sewaktu di Kemensos, memang tiap korban bencana alam selalu ada bantuan," ucap Sentot.

Hingga saat ini, lanjut Sentot pihaknya tidak tahu kelanjutan seperti apa. Atau mungkin sudah ada yang menerima bantuan tersebut dari Dinsos Provinsi langsung masuk ke rekening masing-masing, yang jelas Dinsos Gresik tidak tahu.

"Kelanjutan seperti apa, saya juga tidak tau, apa langsung masuk ke rekening penerima masing-masing. Yang kelas Dinsos tidak tahu," jelas mantan Kadis Dispora Gresik itu. (TBK)

Berita Terbaru

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

POLMAN – Kasus dugaan peredaran oli palsu dan oplosan yang sempat menghebohkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memasuki babak baru. D…

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta bersama seluruh pejabat utamanya menghadiri langsung kegiatan penyerahan Laporan Hasil…

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

SURABAYA – Perkara dugaan penggelapan dana di SD Kristen Cita Hati Pakuwon City Surabaya terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam agenda p…

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo membantah seluruh dalil pembelaan terdakwa Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk dalam perkara d…

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Hal ini…

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, sebagai tersangka. Adrianto ditetapkan terkait…