Driver Ojol Kecelakaan dan Harus Operasi, Grab dan Gojek Galang Dana

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komunitas driver ojol menggalang dana untuk rekannya yang menglaami kecelakaan.
Komunitas driver ojol menggalang dana untuk rekannya yang menglaami kecelakaan.

i

BACASAJA.ID - Ratusan driver ojek berbasis online (Ojol) di kota Banjarbaru dan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan ikut berpartisipasi melakukan penggalangan dana.

Saat menggalang dana, mereka menerapkan sistem shift atau rolling. Sehingga para driver yang profesi utamanya sebagai ojol tidak terganggu.

Aksi penggalangan dana ini dilaksanakan gabungan driver Gojek dan Grab sebagai aksi solidaritas untuk satu rekannya yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Mitra #grabbjbMtp atas nama Fahruddin (57) dikabarkan mengalami kecelakaan saat mengambil orderan grabfood di jalan Ahmad Yani KM 25, Landasan Ulin - Banjarbaru pada Sabtu (20/3) malam sekitar pukul 23.00 Wita.

Sepeda motor Honda Vario DA 6753 IK yang dikendarai Fahruddin diseruduk dari arah belakang oleh pengendara motor lain. Kerasnya benturan mengakibatkan Fahruddin terpental, lalu jatuh dengan posisi tengkurap ke aspal dan tidak sadarkan diri.

Akibat kecelakaan itu, Fahruddin mengalami penggumpalan darah di otak (kepala,red) sehingga harus mendapat perawatan khusus di salah satu rumah sakit rujukan di Banjarmasin.

Hingga saat ini, pria asal Jalan Kasturi, Landasan Ulin - Kota Banjarbaru itu masih belum sadar. Namun kabar baiknya, ia sudah menjalani operasi pertama untuk mengangkat pembekuan darah di batok kepalanya.

Untuk biaya perawatan, pihak keluarga harus menyediakan dana yang jumlahnya tidak sedikit. Informasi menyebutkan, satu kali operasi membutuhkan biaya sebesar Rp 65.000.000.

Sejauh ini korban sudah mendapat santunan asuransi dari pihak Grab sebesar Rp 25.000.000 dan dari Jasa Raharja sebesar Rp 20.000.000. “Jadi ada rekan sesama driver ojol yang kecelakaan dan butuh biaya perawatan medis yang tidak sedikit,” kata Ketua Komunitas #grablandasanulin Riki Adida Putra saat dikonfirmasi wartawan Bacasaja.id melalui gawainya, Jumat (26/3/2021)

Akibat besarnya biaya yang harus ditanggung keluarga Fahruddin, membuat komunitas driver Grab dan Gojek menggelar penggalangan dana meski hingga saat ini masih jauh dari angka yang dibutuhkan.

“Teman-teman berinisiatif untuk peduli kepada saudara kita yang terkena musibah dengan melakukan penggalangan dana,” tutur Riki.

Puluhan driver online turun langsung dalam kegiatan sosial tersebut. Ia pun mengapresiasi atas kemauan rekan-rekan ojol yang turut membantu.

Beberapa titik yang menjadi konsentrasi penggalangan dana diantaranya di depan Mcdonald Banjarbaru, jalan Ahmad Yani KM 34, Bundaran PDAM Banjarbaru, jalan Panglima Batur, Bundaran Simpang 4 Banjarbaru dan jalan Ahmad Yani - Landasan Ulin.

“Saya bersyukur, teman-teman mau hadir untuk meringankan beban saudara kita yang saat ini terbaring koma di sana (rumah sakit)," ucapnya.

Sejauh ini, komunitas ojek online tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 28.000.000. Hasil kegiatan kemanusian itu pun rencananya akan diserahkan langsung pada hari ini kepada pihak keluarga korban.

"Kegiatan kita resmi bukan abal-abal karena berizin di kepolisian. Ini murni untuk membantu saudara kami yang sedang alami musibah. Kami berharap kepada warga Banjarbaru, Martapura, Banjarmasin dan sekitarnya bisa menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu rekan kami," pinta Riki.

Riki juga mengajak seluruh masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mengirimkan donasi melalui Bank Mandiri 1450005679689 atas nama Riki Adida Putra atau juga bisa via Gopay & Ovo 081345180669. (Ed)

Berita Terbaru

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

JAKARTA- Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak menemukan bukti ijazah setara SMA Gibran saat mendaftar sebagai wakil presiden pada Pilpres 2024. Meski demikian,…

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

JAKARTA– Mahkamah Konstitusi tidak menemukan atau mendapatkan bukti meyakinkan yang dapat menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah/sertifikat/diploma …

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

SURABAYA – Warga Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, mengusulkan pembangunan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di wilayah mereka. Aspirasi t…

Moratorium Diskotek Surabaya, Hiperhu Usul Kawasan Khusus Hiburan Malam

Moratorium Diskotek Surabaya, Hiperhu Usul Kawasan Khusus Hiburan Malam

Rabu, 07 Okt 2026 09:40 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:40 WIB

SURABAYA – Kebijakan moratorium izin diskotek dan tempat hiburan malam baru di Surabaya mendapat sorotan dari Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum (…

"Makin Mencintai Sulbar, Makin Cepat di Dimutasi" Pesan Perpisahan Menyentuh Irjen Pol Adi Deriyan di Apel Terakhirnya

"Makin Mencintai Sulbar, Makin Cepat di Dimutasi" Pesan Perpisahan Menyentuh Irjen Pol Adi Deriyan di Apel Terakhirnya

Rabu, 07 Okt 2026 09:36 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:36 WIB

POLDA SULBAR- Suasana haru menyelimuti lapangan apel Polda Sulawesi Barat, Rabu (7/10/26). Untuk terakhir kalinya, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta memimpin…

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 07:30 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYA — Pelarian terpidana kasus tindak pidana fidusia, Oktavanus Katili, akhirnya berakhir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Terpidana yang masuk d…