Sebelum Bom Meledak, 2 Pelaku Ngotot Masuk Gereja Katedral

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terduga pelaku dan motornya di depan Gereja Katedral, Makassar. (BBC News)
Terduga pelaku dan motornya di depan Gereja Katedral, Makassar. (BBC News)

i

BACASAJA.ID - Polri menyebut terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar berjumlah dua orang. Namun polisi belum bisa memastikan kedua pelaku dari kelompok mana.

BACA JUGA: Bom Gereja Katedral, 1 Tewas dan 9 Orang Terluka, Begini Kondisinya

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan dua terduga pelaku bom bunuh itu berboncegan dengan sepeda motor jenis metik Nopol DD 5984 MD.

"Ada dua orang yang berboncengan menggunakan kedaraan roda dua jenis sepeda motor matic. Dua orang yang kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang gereja," kata Argo Yuwono saat konfrensi press, Minggu (28/3/2021).

Terduga pelaku awalnya sempat memaksa masuk Gereja Katedral. Namun dihadang sekuriti. "Mereka dicegat sekuriti dan terjadi ledakan tersebut," ujar mantan Kadiv Humas Polda Jatim ini.

BACA JUGA: Bom Meledak di Gereja Katedral, Ditemukan Potong Tubuh Orang

Sementara itu, Tim Gegana Brimob Polda Sulawesi Selatan dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri sedang melakukan penyisiran di lokasi bom bunuh diri, Gereja Katedral Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Ujung Pandang, Makassar.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Merdisyam di Makassar, Ahad, mengatakan anggota sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian sekaligus memastikan tidak ada bom lainnya yang disembunyikan pelaku.

"Sedang dilakukan olah TKP oleh anggota, semua berbagi tugas. Anggota yang lainnya juga mengamankan perimeter lokasi dan menutup akses jalan untuk sementara waktu," kata Kapolda dikutip dari Antara.

BACA JUGA: Pasca Bom Gereja Katedral, Keamanan di Surabaya dan Malang Diperketat

Ia mengatakan bahwa tim dari Direktorat Sabhara Polda Sulsel juga telah mengerahkan anjing pelacaknya (K9) untuk membantu mengendus kemungkinan adanya bahan peledak yang disembunyikan.

Sebelumnya, insiden ledakan yang diduga bom terjadi di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Ahad sekitar pukul 10.30 WITA.

Lokasi ledakan di sekitar Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar serta Kantor Balai Kota Makassar itu langsung membuat heboh. Sembilan orang terluka akibat kejadian ini. Sedang korban tewas diduga sebagai pelaku bom bunuh diri. (int/an/bsi)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…