Lanjutkan Pekerjaan Ayahnya Kirim Sabu 5 Kilo, Pria ini Dibui 9 Tahun

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Ricky Andreansyah menjalani sidang secara daring di ruang Candra, PN Surabaya
Terdakwa Ricky Andreansyah menjalani sidang secara daring di ruang Candra, PN Surabaya

i

BACASAJA.ID - Nasib apes menimpa Ricky Andreansyah bin Sutrisno. Maksud hati melanjutkan pekerjaan sang ayah, ia malah dijebloskan ke penjara.

Hal itu lantaran pekerjaan tersebut bukanlah pekerjaan halal. Ricky harus mengirim narkoba jenis sabu dalam jumlah besar. Ia pun tertangkap polisi dan diadili. Puncaknya Kamis (1/4/2021), Ricky yang menjadi terdakwa divonis hukuman penjara selama sembilan tahun.

Dalam sidang secara online di ruang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, ketua majelis hakim Martin Ginting membacakan putusan. Ia menyatakan terdakwa Ricky Andreansyah terbukti bersalah melakukan tindak pidana, “melakukan percobaan atau permufakatan jahat secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika Golongan I beratnya melebihi 5 (lima) gram”.

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan Penuntut Umum, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 9 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah supaya terdakwa tetap ditahan dan Denda Sebesar 1 Miliar, Subsidair 2 bulan penjara," kata hakim Martin Ginting membacakan amar putusannya.

Hakim juga menyatakan barang bukti dirampas untuk dimusnahkan. Barang bukti itu berupa : 1 bungkus teh China berisi sabu 1 kilogram. Lalu 1 tas ransel berisi dompet berisi 100 gram,100 gram, 20 gram dan 1 dompet kecil berisi sabu 5 gram,1,5 gram, 2 timbangan elektrik, 5 sekrop, dan 1 HP.

Begitu juga  1 unit mobil Nissan Livina dan 1 unit sepeda motor Honda dirampas untuk negara. Sedang 1 unit mobil Toyota dikembalikan kepada saksi Aris Aditya.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan,SH dari Kejari Surabaya, menuntut terdakwa dengan pidana penjara 13 tahun, dan denda 1 Miliar, Subsider 6 bulan penjara.

Terhadap putusan hakim terdakwa Ricky melalui penasihat hukumnya menyatakan pikir- pikir. Demikian juga jaksa Suparlan menyatakan pikir- pikir.

Diketahui, awalnya terdakwa Ricky mengaku kalau mengantar dan mengambil sabu atas perintah Amir yang saat ini sudah meninggal di Lapas Nusakambangan, dikarenakan tugas almarhum bapaknya yang belum tuntas sebagai kurir.

Berawal sekitar bulan Juli 2020, terdakwa Ricky mengambil ranjau sabu menggunakan mobil Inova, dimasukkan tas ransel berisi 4 bungkus teh Cina masing – masing seberat, 1.000 gram, atas perintah Amir (DPO), kemudian sabu dibawa ke rumah kontrakan di Lawang.

Amir (DPO) memerintahkan terdakwa mengambil sabu sebanyak 2,5 kilogram dari 4 kilogram yang diranjau ke sepanjang Sidoarjo, dua hari setelah menerima ranjau di jalan Embong Wungu Surabaya.

Mengambil sabu sebanyak 50 gram dari sisa1.500 gram untuk di ranjau di Gapura pintu masuk Lawang Malang. pada malam hari mengambil Sabu sebanyak 200 gram dari sisa 1.450 gram, diranjau di daerah Jl Bogowonto Surabaya. Sisanya disimpan di dalam rumah kontrakan dan dipakai sendiri.

Tanggal 25 Agustus jam 15.30 wib , dirumah kontrakan di wisata bukit Sentul Lawang, saksi Bayu Janurda, Rizky Wardana , Yoyok Hardianto anggota Polrestabes Surabaya, menangkap terdakwa Ricky Andreansyah.

Dilakukan penggeledahan menemukan 1 bungkus teh cina berisi sabu 1 kilogram, diatas lemari kamar. 1 tas ransel berisi dompet berisi 100 gram,100 gram, 20 gram. 1 dompet kecil berisi sabu, 5 gram,1,5 gram, 2 timbangan elektrik, 5 sekrop,1 HP, ditemukan di dalam lemari kamar kontrakan

Lalu 1 mobil Nissan Livina warna hitam. 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna cokelat hitam.

Terdakwa menerima sabu 2 kali, sebanyak 2,7 kilogram di pinggir jalan daerah Malang. Kedua mengambil ranjau sabu sebanyak 4 kilogram, di pinggir jalan Embong Wungu Surabaya

.Terdakwa juga menerima sabu 4 kali, 2,7 kilo, 2,5 kilo , 50 gram dan 200 gram. Hasil kerja kirim sabu, dibelikan 1 mobil Livina dan sepeda motor Honda Scoopy. (bm)

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…