Kebakaran di Tulungagung Meningkat, Kebanyakan Disebabkan Hal Ini

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kebakaran Pasar Campurdarat Tulungagung beberapa waktu lalu.
Kebakaran Pasar Campurdarat Tulungagung beberapa waktu lalu.

i

BACASAJA.ID-Angka kejadian kebakaran di Tulungagung sampai akhir April 2021 mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Peningkatan angka kebakaran mencapai sekitar 25 persen di kurun waktu yang sama.

Sebagai gambaran, pada 30 April 2020 ada sekitar 15 kebakaran, sedang pada 2021 dalam kurun waktu yang sama meningkat menjadi 20 kasus.

Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP Tulungagung, Gatot Sunu menuturkan, rerata penyebab kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik. “Sekitar 85 persen disebabkan oleh konsleting listrik,” ujar Gatot, Selasa (4/5/21).

Penyebab lainnya disebabkan oleh pembakaran sampah yang merambat ke rumah atau kandang, sehingga mengakibatkan kebakaran.

Kebakaran terbesar pada awal tahun ini terjadi pada 17 Maret lalu. Akibat kebakaran itu, menghanguskan 300 lebih lapak pedagang. Api diduga dari konsleting listrik pada salah satu lapak.

Disinggung apakah kejadian kebakaran ini dampak dari mulai masuknya musim kemarau, Gatot dengan tegas menampiknya. Dirinya berdalih, kebakaran juga terjadi bulan Januari – Maret yang masuk musim penghujan.

“Saya pikir tidak juga, menurut saya faktor kelalaian manusia,” katanya.

Biasanya kebakaran akibat kemarau terjadi pada bulan Juni. Pihaknya menghimbau pada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik dan api. Jangan sampai akibat kelalaian bisa sebabkan kebakaran. Jika terjadi kebakaran dirumah, masyarakat hendaknya tenang dan coba memadamkan dengan alat yang ada.

“Kalau kebakaran kecil, bisa dipadamkan dengan karung, selimut atau handuk yang dibasahi. Atau dengan menyemprot pakai air,” katanya.

Namun jika api sudah tak bisa ditangani dan membesar, maka bisa menghubungi Damkar (Noyo/JP).

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…