BACASAJA.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya disebut telah memperluas layanan pemeriksaan GeNose C19 atau alat deteksi COVID-19 di tujuh stasiun, dari yang awalnya hanya lima stasiun.
Terkait hal ini, Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengungkapkan, ketujuh stasiun yang telah melayani GeNose antara lain Stasiun Surabaya Pasarturi (jam operasional pukul 07.00-19.00 WIB), Stasiun Surabaya Gubeng (pukul 07.00-19.00 WIB), Stasiun Malang (pukul 07.00 - 18.00 WIB), Stasiun Sidoarjo (pukul 07.00-17.00 WIB).
"Selain itu, Stasiun Lamongan (07.00-18.00 WIB), Stasiun Mojokerto (07.00-19.00 WIB), dan Stasiun Bojonegoro (pukul 06.30-17.30 WIB)," urai Luqman, Sabtu (12/6/2021).
Luqman menambahkan, layanan GeNose C19 di tujuh stasiun itu dibanderol Rp30 ribu. Syaratnya, 30 menit sebelum memanfaatkan GeNose C19, calon penumpang dilarang merokok, makan dan minum (kecuali air putih).
"Pada saat pelaksanaan, calon penumpang diminta meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan," katanya.
Selain GeNose C19, pihaknya juga menyediakan layanan tes cepat antigen seharga Rp85.000 di lima stasiun, masing-masing Stasiun Surabaya Gubeng (pukul 06.00-18.00 WIB), Stasiun Surabaya Pasarturi (07.00-19.00 WIB), Stasiun Malang (07.00-18.00 WIB), Stasiun Sidoarjo (jam 07.00-17.00 WIB) serta Stasiun Mojokerto (pukul 07.00-19.00 WIB).
Daop 8 Surabaya telah mengoperasikan 29 kereta api jarak jauh ke berbagai daerah, seperti di Stasiun Surabaya Gubeng terdapat 14 perjalanan KA, Stasiun Surabaya Pasarturi delapan perjalanan KA, dan Stasiun Malang terdapat tujuh perjalanan KA.
"Pelanggan KA Jarak Jauh wajib melampirkan surat keterangan bebas COVID-19, berupa surat keterangan negatif RT-PCR atau tes cepat antigen atau GeNose C19, hal ini sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 35 Tahun 2021," kata Luqman. (tna)
Upaya itu, kata dia, guna mencegah penyebaran COVID-19, sehingga setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Sementara itu, stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya ada 15 stasiun, terdiri atas stasiun utama dan terbesar adalah Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Surabaya Kota/Semut, Wonokromo, Mojokerto, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Malang, Malang Kotalama, Sidoarjo, Kepanjen, Lawang, Wlingi, dan Bangil. (tna)
Editor : Redaksi