BNN Musnahkan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemusnahan ladang ganja seluas 2 hektare di kawasan Aceh Besar,
Pemusnahan ladang ganja seluas 2 hektare di kawasan Aceh Besar,

i

BACASAJA.ID - Jelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021 yang jatuh pada 26 Juni mendatang, Badan Narkotika Nasional (BNN) musnahkan Ladang ganja seluas 2 hektar di kawasan Aceh Besar, Desa Pulo Kecamatan Seulimeum pada Rabu (16/6) kemarin.

Ladang ganja tersebut ditemukan pada dua titik ketinggian yang berbeda. Di titik pertama, 1 hektar ladang ganja ditemukan diatas ketinggian 424 MDPL dengan luas lahan ± 1 hektar. Sementara titik kedua berada pada ketinggian 835 MDPL dengan luas yang sama, yakni 1 hektar.

Informasi yang diperoleh Bacasaja.id, satu hektar ladang ganja berisi ± 10.000 batang pohon ganja dengan tinggi 30 hingga 200 cm. Sementara di ladang ganja kedua, ditemukan 10.000 batang pohon dengan tinggi tanaman bervariasi mulai dari 200 hingga 300 cm.

Pemusnahan ladang ganja tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Brigjend Sulistyo Pudjo Hartono. Menurutnya, dua hektar ladang ganja itu merupakan hasil penyelidikan Direktorat Narkotika Deputi Pemberantasan BNN.

"Total berat ganja basah di TKP pertama sebanyak ± 5 ton sementara pada TKP kedua total berat ganja mencapai ± 10 ton. Sehingga jumlah barang bukti tanaman ganja yang berhasil di babat mencapai ± 15 ton," ucap Brigjend Sulistyo kepada wartawan Bacasaja.id melalui pesan singkat, Kamis (17/6).

Brigjend Sulistyo mengatakan, pemusnahan ladang ganja ini melibatkan 202 personel yang terdiri dari Tim BNN, Polda Aceh, Polres Aceh Besar, Kodim 0101BS, Satpol PP Pemkab Aceh Besar, Propam Polri serta Bea dan Cukai.

"Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Dr. Petrus Reinhard Golose, memimpin langsung proses pemusnahan ladang ganja ini," tandasnya.

Seluruh jajaran BNN, baik Kepala BNNP maupun Kepala BNNK diharap mampu memberdayakan lahan tersebut untuk program _Grand Design Alternative Development_ (GDAD) dengan tanaman yang bermanfaat. (Edo)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …