Kembangkan Ekosistem Entrepreneur Muda Surabaya, Conecworld Gandeng Jobhun.id

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Founder & Chief executive Officer Jobhun, Cynthia Cecilia dan Founder & Chief executive Officer ConnecWorld, Fando Adila
Founder & Chief executive Officer Jobhun, Cynthia Cecilia dan Founder & Chief executive Officer ConnecWorld, Fando Adila

i

BACASAJA.ID - Terus berupaya mengembangkan ekosistem enterpreneur muda di wilayah Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, Conecworld lantas menggandeng Jobhun.id dalam bidang pengembangan karir.

Hal ini didasari oleh semakin masifnya perkembangan teknologi digital yang bisa diakses oleh masyararakat. Melalui peran teknologi inilah, masyarakat berusaha untuk mengembangkan kompetensinya dan mencoba membuka kesempatan untuk memperoleh ilmu.

"Tentunya kita ingin mewadahi setiap individu untuk maju dan berkembang, Conecworld dengan misi membantu individu tumbuh dan sukses dalam meraih potensi terbesar mereka," ungkap Founder & Chief executive Officer ConnecWorld, Fando Adila, Kamis (24/6/2021).

Fando mengaku pada satu tahun ke depan, pihaknya menjalin kerja sama dengan Jobhub.id yang merupakan salah satu startup yang bergerak di bidang pengembangan karir.

"Dengan kerjasama antara keduanya nantinya akan dapat membuka akses bagi setiap individu untuk mengembangkan kompetensinya, dengan melalui pengoptimalan peran teknologi dan digital, sehingga setiap fasilitas dan layanan akan dapat diakses di manapun dan kapanpun," jelasnnya.

Sementara itu, Founder & Chief executive Officer Jobhun, Cynthia Cecilia mengaku,l tujuan utama sinergitas ini adalah bisa membangun ekosistem untuk pengembangan diri.

"Bagi para individu atau melalui peran entrepreneurship maupun Jobhun adalah platform pengembangan karir dan kami akan membuat berbagai upaya yang berkaitan untuk pengembangan manajemen bakat, seperti academy serta mentoring one on one," jelas Cynthia.

Selain itu, target yang difokuskan adalah menyasar para milenial, dengan kisaran usia 18 hingga 35 tahun yang nantinya akan mendapatkan maanfaat networking.

"Selain ilmu, akan ada networking yang juga bisa membantu mereka untuk berkembang, karena mereka akan bertemu mentor yang sudah terjun langsung di suatu bidang," tandas Cynthia. (byta)

Berita Terbaru

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

POLMAN – Kasus dugaan peredaran oli palsu dan oplosan yang sempat menghebohkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memasuki babak baru. D…

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta bersama seluruh pejabat utamanya menghadiri langsung kegiatan penyerahan Laporan Hasil…

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

SURABAYA – Perkara dugaan penggelapan dana di SD Kristen Cita Hati Pakuwon City Surabaya terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam agenda p…

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo membantah seluruh dalil pembelaan terdakwa Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk dalam perkara d…

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Hal ini…

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, sebagai tersangka. Adrianto ditetapkan terkait…