Lima Tenaga Medis di Tulungagung Meninggal Karena Covid19

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid19, Kasil Rokhmat
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid19, Kasil Rokhmat

i

BACASAJA.ID - Satu lagi tenaga medis (nakes) di Tulungagung meninggal akibat Covid19. Tenaga Medis berinisial TBG ini dinyatakan meninggal pada Selasa (8/12/20) pagi. Dengan meninggalnya TBG, total nakes yang meninggal dunia akibat Covid19 di Tulungagung menjadi 5 orang, dari total 9 orang yang dinyatakan meninggal akibat Covid19.

 Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid19, Kasil Rokhmat saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurut Kasil, TBG sudah dinyatakan positif covid-19 sejak beberapa minggu lalu. Selama sakit, TBG dirawat di RSUD dr Iskak selama seminggu. Kemudian TBG dikirim ke Surabaya. Sempat membaik setelah melewati masa kritis, kondisi TBG kembali memburuk dalam 3 hari terakhir, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

 “Beliau (TBG) sudah sakit lama, sekitar 3 minggu,” ujar Kasil.

 Pihaknya telah melakukan tracing pada kontak erat TBG, termasuk keluarga dan pasienya.TBG sendiri tidak bekerja di fasilitas kesehatan rujukan covid19.

 “Tidak selalu terkait dengan pekerjaan,” kata pria ramah ini.

Disinggung dengan meninggalnya TBG akankah mempengaruhi status Tulungagung, Kasil menuturkan menurut perhitunganya Tulungagung masih akan berada di zona oranye.

 “Kami berusaha menghitung 15 indikator ditambah dengan kematian, kayaknya enggak berubah,” jelasnya.

 Dari perhitunganya, ratio penularan (rate of Transmision) Tulungagung berada di angka 2,03. Artinya 1 orang sudah menularkan kepada 2 orang. 

 Dengan tambahan kematian ini, nantinya akan ada perubahan mekanisme penanganan pasien Covid19, untuk melindungi pasien dan tenaga medis.

 Untuk memutus penyebaran covid-19 ini, pihaknya meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

 “Harapan kita sebenarnya mengurangi viral lood di masyarakat dengan menghentikan aktifitas, tapi sulit diterapkan,” katanya.

 Terakhir, dirinya berpesan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan makan makanan bergizi seimbang.

Sebelumnya, 4 nakes di Tulungagung meninggal. Bahkan kurang dari sepekan, 3 nakes dinyatakan meninggal pada Selasa (24/11) lalu.

 Selain TBG, nakes yang meninggal akibat Covid19 adalah DMJ asal Kecamatan Kota, LTP dan STR dari Kecamatan Kedungwaru dan TRS dari Kecamatan Karangrejo (Yono)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…