Bantuan Hibah Covid-19 Rp2 Triliun Diduga Bermasalah, Anak Bungsu Akidi Tio Ditangkap, Polisi: Bakal jadi Tersangka

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Heriyanti (tengah). (Ist)
Heriyanti (tengah). (Ist)

i

BACASAJA.ID - Hibah uang Rp2 triliun yang diberikan kelaurga Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan ternyata berbuntut masalah hukum. Anak bungsu almarhum pengusaha Akidi Tio, Heriyanti, ditangkap secara langsung oleh Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro ke Mapolda Sumsel Senin (2/8/2019).

Apa masalahnya? Rupanya, uang Rp2 triliun yang diserahkan secara simbolis oleh Heriyanti dan dokter keluarga Akidi Tio, Prof Hardi Darmawan kepada Kapolda Sumsel, beberapa waktu lalu, tidak ada wujud uangnya.

Heriyanti sendiri tiba di Mapolda Sumsel sekitar jam satu siang WIB. Dia lantas dibawa masuk keruang Dir Ditkrimum Polda Sumsel. Tampak anak bungsu Akidi Tio itu dikawal sejumlah petugas.

Mengenakan busana batik kelir biru yang dipadu padan dengan celana panjang hitam, Heriyanti berupaya untuk menghindar dari kamera wartawan dengan terus berjalan terburu-buru sambil menutupi wajah dengan tangan. Saat itu, tidak ada satu kata pun yang terucap darinya.

Sampai berita ini diterbitkan, Heriyanti diketahui masih berada di Mapolda Sumsel.

Sementara itu, Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro mengungkapkan, Heriyanti dijemputnya karena hibah yang dijanjikan rupanya tidak ada uangnya. Dengan begitu, anak bungsu Akidi Tio ini bakal ditetapkan tersangka.

Hal ini dikatakan Ratno Kuncoro ketika meminta respons dari Prof Dr dr Hardi Darmawan, dokter keluarga yang jadi perantara saat penyerahan simbolis dana tersebut.

Prof Hardi sendiri tiba di Mapolda Sumsel berselisih sekirat 15 menit dari kedatangan Heriyanti.

"Ternyata uang 2 T-nya tidak ada? Menurut bapak, Heriyanti salah atau tidak," tanya Prof Hardi, Senin (02/8/2021).

"Itu tidak benar, Pak. Sudah kita cek, uang itu tidak ada. Nah, dengan kondisi seperti ini, dia bakal jadi tersangka," kata Ratno menambahkan. (berbagai sumber/rg4)

Berita Terbaru

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…