Fraksi Golkar Ngotot Minta Jatah Panlih Ditambah, Pembentukan Panitia Pemilih Wakil Bupati Tulungagung Ditunda

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono selepas rapat pembentukan Panlih Wakil Bupati.
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono selepas rapat pembentukan Panlih Wakil Bupati.

i

BACASAJA.ID - Proses pengisian Wakil Bupati sisa masa bakti periode 2018-2023 sudah berproses di DPRD Tulungagung.

Setelah penandatanganan kesepakatan antara partai pengusung, kini DPRD Tulungagung tengah menggodok pembentukan Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Bupati.

Sayangnya, pembentukan Panlih ini berjalan alot. Pembentukan yang dijadwalkan hari ini, Selasa (10/8/21) harus molor.

“Ini masih menunggu besok (Rabu) sekitar jam 16.00,” ujar Ketua DPRD Tulungagung, Marsono.

Saat ditanyakan alasan penundaan ini, Marsono jelaskan masih ada fraksi Golkar belum setorkan nama anggotanya untuk menjadi anggota Panlih.

Kata Marsono, pengurus fraksi meminta waktu untuk membahas nama yang akan diusulkan sebagai anggota Panlih.

“Golkar minta waktu besok, alasannya masalah proporsionalitas,” jelas Marsono.

Anggota Panlih terdiri dari 12 orang. 7 fraksi yang ada semua diakomodir dalam perwakilan Panlih, proporsinya disesuaikan dengan jumlah kursi yang diperoleh di DPRD. Semakin banyak kursi, maka perwakilan Panlih juga semakin banyak.

Dari perhitungan, fraksi PDIP yang mempunyai 13 kursi mendapat 3 perwakilan Panlih. PKB, Gerindra dan fraksi gabungan partai Demokrat, Nasdem dan PBB masing-masing 2 wakil.

Sedang fraksi partai Golkar, PAN dan fraksi Hati Nurani Bersatu, masing-masing 1 keterwakilan. Fraksi Golkar yang mendapat 1 wakil dalam Panlih, menuntut 2 wakil dalam Panlih.

Permintaan Fraksi Golkar inilah yang menyebabkan Panlih tertunda dibentuk.

“Kita hargai mereka, karena berfikir itu bagian dari demokrasi,” terangnya.

Meski demikian, komposisi Panlih yang sudah diparipurnakan tidak mengubah komposisi yang diprotes oleh Fraksi Golkar.

“Aturan sudah diparipurnakan, yang menjadi ketetapan dirubah lagi enggak bisa dong,” katanya tegas.

Panlih ini nantinya bertugas untuk membentuk susunan kepengurusan pemilihan, mulai dari pemilihan Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris untuk mengkonsolidasi proses pemilihan wakil bupati.

Sementara itu Ketua Fraksi Golkar, Sukanto menjelaskan pihaknya masih meminta waktu untuk mengusulkan nama dalam Panlih. Pihaknya berdalih, masih akan merapatkan usulan nama ini dalam rapat fraksi.

“Pertimbangannya hanya proporsional saja,” jelas Sukanto.

Saat disinggung wakil dari Fraksi Golkar yang seharusnya dalam Panlih, Sukanto tegaskan seharusnya ada 2, bukan 1 seperti hitungan saat ini.

Sukanto juga membantah jika hal ini dijadikan alat oleh pihaknya, untuk menghambat proses pemilihan Wakil Bupati.

“Enggak ada, kata-kata memboikot itu enggak ada, bukan sikap Golkar,” pungkasnya. (t.ag/JP/rg4)

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Wakil Meteri Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan, KPK: Terkait Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Ratusan Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:21 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas), Silmy Karim, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tujuh orang lainnya. Mereka…

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…