Digitalisasi Bisnis Membantu Pelaku UMKM Eksis di Tengah Pandemi Covid-19

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi bisnis digital. (PxHere)
Ilustrasi bisnis digital. (PxHere)

i

BACASAJA.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong digitalisasi di berbagai aspek ekonomi, termasuk dalam sektor perdagangan melalui daring. Supaya, beragam aplikasi yang tercipta dapat memudahkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap produktif di tengah merebaknya wabah global COVID-19.

Mengingat, para pelaku UMKM dalam negeri merupakan tulang punggung perekonomian bangsa.

"Ke depan Indonesia bisa menciptakan aplikasi-aplikasi untuk keperluan ataupun melayani masyarakat Indonesia, termasuk pelaku UMKM," ujar Staf Khusus Menteri Kominfo R Niken Widiastuti pada Webinar dengan judul "Menyelematkan UMKM Lewat Ekonomi Digital" dilansir dari Kominfo Jatim, Minggu (15/8/2021).

Syarat utama para pelaku UMKM tersebut beralih digital, adalah dengan baiknya kualitas jaringan telekomunikasi seluler yang berada di berbagai wilayah pelosok negeri. Sehingga, para pelaku UMKM dapat menggunakan teknologi internet untuk berbagai kegiatan produktif seperti dagang daring di masa mendatang.

Dengan dukungan dari DPR RI, saat ini Kementerian Kominfo tengah gencar melakukan pembangunan infastruktur telekomunikasi berkualitas. Dari mulai pembangunan proyek palapa ring yang tersambung dari ujung barat hingga timur Indonesia.

Kemudian, adanya satelit Satria yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah dalam mengoptimalkan jaringan telekomunikasi berkualitas di tanah air.

"Pembangunan Palapa Ring dan pengadaan satelit Satria yang akan siap pada 2023 nanti," tuturnya.

Selanjutnya, Kominfo menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM untuk membuat program UMKM Go Online. Dalam program tersebut, kedua instansi ini melakukan pendampingan terhadap setiap UMKM, agar setiap produk yang dijajakan oleh pelaku UMKM di atas dapat menjangkau masyarakat yang berada di dalam negeri hingga luar negeri melalui pasar digital.

Setiap produk UMKM yang memiliki potensial yang mampu menarik perhatian masyarakat dalam maupun luar negeri akan mendapatkan pendampingan secara intensif dari kedua instansi. Sehingga, para pelaku UMKM yang memiliki produk potensial bisa mengoptimalkan jangkauan promosi produknya hingga dalam dan luar negeri di masa mendatang.

"Kementerian Kominfo mempunyai program UMKM Go Online adalah program untuk pendampingan bagi UMKM agar mereka bisa masuk ke marketplace," tuturya.

Program ini, lanjut Niken, rupanya mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para pelaku UMKM dalam negeri. Indikatornya, terlampauinya target jumlah UMKM yang beralih ke ruang digital. Tercatat, target Kominfo pada 2020 sebanyak 6 juta pelaku UMKM yang beralih ke digital, justru malah sebanyak 9 juta pelaku UMKM yang malah beralih digital.

"Kita targetkan 6 juta UMKM yang masuk ke marketplace tetapi realitasnya melebihi target yaitu kurang lebih 9 juta UMKM," tuturnya.

Adanya upaya yang dilakukan oleh Kominfo ini, Niken optimis dapat berdampak positif kepada para pelaku UMKM di masa mendatang. Dengan begitu, kehidupan para pelaku UMKM dapat lebih sejahtera dari sebelumnya ketika melakukan perdagangan melalui aplikasi yang dagang daring.

Dampak positif tersebut, lanjut Niken, berpotensi besar dalam mendongkrak perekonomian dalam negeri menjadi lebih baik lagi ke depan. Sebab, UMKM adalah tulang punggung perekonomian bangsa Indonesia yang mendominasi perekonomian bangsa Indonesia selama puluhan tahun.

"Kita tetap optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal pertama kemarin sudah disampaikan sungguh membuat juga optimis 7 persen," pungkasnya. (jnr/kmf/rg4)

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…