Satgas bakal Jemput Pasien Isoman, Diminta Pindah ke Fasilitas Isoter

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dandim 0807/Tulungagung, Letkol Inf. Mulyo Junaidi bersama Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo dan Wakapolres Tulungagung, Kompol Christopher Adhikara Lebang saat menginspeksi kesiapan pasukan pemindahan pasien isoman.
Dandim 0807/Tulungagung, Letkol Inf. Mulyo Junaidi bersama Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo dan Wakapolres Tulungagung, Kompol Christopher Adhikara Lebang saat menginspeksi kesiapan pasukan pemindahan pasien isoman.

i

BACASAJA.ID - Kasus konfirmasi positif covid-19 di Tulungagung meningkat dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan kasus ini salah satunya disebabkan kluster keluarga dari pasien isoman (isolasi mandiri)
Untuk mencegah munculnya kluster keluarga, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung bakal memindah ratusan pasien isoman ke lokasi isolasi terpusat (isoter).

Pemindahan ini dilakukan dengan mengerahkan pasukan gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP dan tenaga kesehatan.

Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Inf. Mulyo Junaidi selepas apel Gelar Pasukan Pemindahan Pasien Isoman ke Isoter menjelaskan ada sekitar 414 pasien isoman.

Dari jumlah itu baru sedikit yang menempati isoter.

“2 hari terakhir sekitar 143 yang menempati isoter,” jelasnya, Rabu (18/8/21).

Sedang sisanya masih isoman.
Lalu bagaimana untuk membujuk atau meminta pasien isoman agar mau pindah ke Isoter?
Menurut Dandim, pihaknya bakal memberikan pengertian pada pasien tersebut.

Dengan isoter, pasien akan lebih terjamin pemantauanya. Selain itu beban nakes juga akan berkurang.
Nakes berasal dari bidan desa dan nakes puskesmas. Mereka akan berjaga di fasilitas isoter secara bergiliran.

“Pemeriksaan kesehatan lebih terkontrol, dan kelengkapan di isoter sudah mulai dipenuhi,” katanya.

Alat yang dimaksud berupa oksigen, oksimeter, bed dan obat-obatan.

Ada 664 lebih bed yang disiapkan di 19 lokasi isoter yang tersebar di 19 kecamatan.

Disinggung alasan harus menurunkan 900 lebih personil gabungan ini, Dandim jelaskan personil ini bertugas memberikan pemahaman pada masyarakat.

Menurutnya masyarakat masih merasa ketakutan terhadap pandangan sosial saat divonis Covid-19. Padahal Covid-19 bukanlah aib, dan bisa diobati.

Lebih bahaya lagi jika sakit tapi tidak segera diobati, sehingga bisa menimbulkan kematian.

“Yang ada nanti masyarakat kita bertumbangan, kita yang berdosa,” katanya.

Dandim tak menampik pemindahan ini berkaitan dengan tingginya angka konfirmasi positif di Tulungagung beberapa hari terakhir.

Untuk teknis pemindahan, mereka akan dijemput satu-persatu dari rumahnya dan dipindah ke lokasi isoter.

Untuk fasilitas selama isoter, akan dicukupi oleh pemerintah melalui Dana Desa (DD).

Pihaknya juga mengaku, pelaksana isoter di Tulungagung masih belum maksimal. Terbukti masih banyak pasien isoman yang enggan menempati fasilitas isoter.

Pihaknya optimis pemberlakuan isoter bakal menurunkan angka kasus Covid-19 di Tulungagung. (t.ag/JP/rg4)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…