Luncurkan Program Kredensial Micro Mahasiswa Indonesia, UC Libatkan Industri Siapkan Lulusan Berkualitas

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Susana peluncuran Program Kredensial Micro Mahasiswa Indonesia secara daring.
Susana peluncuran Program Kredensial Micro Mahasiswa Indonesia secara daring.

i

BACASAJA.ID - Universitas Ciputra (UC) menggelar Grand peluncuran Program Kredensial Micro Mahasiswa Indonesia (KMMI), melalui pertemuan daring.

Program KMMI di UC Surabaya mencangkup tiga hal penting. Tiga kegiatan penting ini meliputi kegiatan tutorial, kegiatan praktikum, dan penugasan terstruktur.

Kemudian, untuk mendukung kesuksesan program ini, UC Surabaya menyiapkan Learning Management System (LMS) sebagai tempat materi perkuliahan, aktivitas pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran yang nantinya bisa diakses oleh peserta secara mandiri.

Program KMMI di Universitas Ciputra Surabaya ini akan dari awal bulan Agustus dan berakhir pada akhir September. Pada setiap minggunya, akan ada 2x pertemuan secara online, dengan durasi waktu selama 3 jam.

Program KMMI merupakan cara belajar, yang pengajarnya mengkombinasikan kerjasama dari akademisi dan industri. Sehingga dengan mengikuti program ini mahasiswa dapat merasakan project-project pada level industri.

Sedangkan untuk pihak industri akan mendapatkan kesempatan secara langsung melihat mahasiswa yang sedang berkuliah, menjalin hubungan, dan nantinya bisa direkrut sebagai resource mereka.

Ketua pelaksana Program KMMI Universitas Ciputra, Lucky Cahyana Subandi, S.Pd., M.M. menyatakan, bahwa pendidikan di era sekarang harus mampu mendekatkan mahasiswa ke dunia kerja.

“Perancangan program KMMI menggunakan program outcome based education dimana kami menetapkan capaian yang dibutuhkan di dunia kerja. Kami melibatkan dunia industri untuk bersama-sama merancang program pembelajaran ini. Industri akan memberikan hal-hal yang dibutuhkan ketika mahasiswa berinteraksi langsung di dunia kerja,” terang Lucky, Jumat, 20 Agustus 2021.

Rumusan tersebut, kemudian menjadi acuan tim KMMI UC merancang bentuk penilaian yang bisa mengukur kinerja dari mahasiswa.

Indikator ketercapaian dimasukan dalam alat yang dinamakan rubrik. Dari rubrik bisa menilai kesiapan mahasiswa dalam menjawab kebutuhan keterampilan di dunia kerja.

“Menindaklanjuti rubrik yang telah kita buat, maka kita perlu merancang penugasan yang sesuai dengan dunia kerja, artinya tugas-tugas yang dikerjakan oleh mahasiswa bersifat nyata bukan sekedar bersifat artifisial,” tandasnya.

Sebanyak 8 program UC untuk menjadi dasar dari materi, penugasan, dan instruksi yang dapat diakses oleh mahasiswa adalah Communication and Presentation: Autocad and 3D's Max for interior Architecture, Environmental Architecture: Green Building Rating Tools, dan Machine Learning, Database Implementation, dan Operating Systems.

Kemudian, Financial Investment Strategy, Sustainability Business Model Creation in Creative Industry, serta Food Quality Sanitation and Waste Management.

Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa peserta program KMMI UC, Jasmin mengaku, senang dan mendapatkan banyak benefit diantaranya terbuka wawasan dan networking yang lebih luas.

“Saya jadi banyak teman dari banyak kampus. Wawasan saya bener-bener di upgrade, saya jadi bisa membayangkan jika nanti saya merancang bangunan saya akan lebih memikirkan untuk lebih peduli untuk hemat energy dan juga meminimalisir polusi. Saya berharap kuota untuk program ini ditambah sehingga banyak mahasiswa bisa merasakan hal seperti saya ini,” ungkapnya. (byta/rg4)

Berita Terbaru

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

POLMAN – Kasus dugaan peredaran oli palsu dan oplosan yang sempat menghebohkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memasuki babak baru. D…

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta bersama seluruh pejabat utamanya menghadiri langsung kegiatan penyerahan Laporan Hasil…

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

SURABAYA – Perkara dugaan penggelapan dana di SD Kristen Cita Hati Pakuwon City Surabaya terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam agenda p…

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo membantah seluruh dalil pembelaan terdakwa Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk dalam perkara d…

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Hal ini…

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, sebagai tersangka. Adrianto ditetapkan terkait…