Apresiasi Bantuan Kemensos, Ketua Komisi D DPRD Surabaya: Jangan Abai Prokes saat Bagikan Bansos

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah.
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah.

i

BACASAJA.ID – Bantuan untuk warga Kota Surabaya yang terdampak pandemi Covid-19 terus mengalir. Berbagai instansi baik swasta dan pemerintah terus bergotong royong meringankan beban masyarakat tersebut. Salah satunya bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), penerima manfaat program Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2021 di Kota Pahlawan sebanyak 262.900 KPM (keluarga penerima manfaat). Sedangkan untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) non-PKH, sebanyak 25.429 KPM.

“Kami terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu meringankan beban masyarakat Surabaya. Pandemi Covid-19 memang berat. Tapi jika kita bergotong royong untuk saling meringankan beban, pasti kita aka melalui pandemi ini bersama-sama dengan baik,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, Senin (23/8/2021).

Menurut Khusnul, dari jumlah 262.900 KPM, yang telah menerima bantuan sebanyak 46 persen. Kemudian sisanya, 53,90 persen dalam proses salur. Sedangkan jika dilihat dari jumlah kelurahan, dari 154 kelurahan, 71 kelurahan sudah tersalurkan dan 83 kelurahan dalam proses penyaluran.

Mengenai pelibatan lurah, camat dan tokoh masyarakat dalam distribusi bantuan tambahan 10 kilogram beras/KPM dari Bulog yang juga menggandeng DNR Corporation (DNR Logistik), politisi dari fraksi PDI Perjuangan ini berharap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang tertib.

“Jangan sampai niat kita bagus memberikan bantuan, tapi justru membahayakan karena tidak taat prokes. Akhirnya menciptakan kluster baru Covid-19. Siapapun yang memberikan bantuan kepada masyarakat, harus memperhatikan proses. Kita tidak boleh lengah,” ungkapnya.

Surabaya saat ini, lanjutnya, sudah memasuki zona orange. Untuk menurunkan zona ini, Pemkot Surabaya bersama TNI, Polri dan semua pihak telah telah bekerja keras siang dan malam. Jangan sampai karena niat bagu memberikan bantuan justru membuat kluster baru.

“Semua pihak harus menjaga tren penurunan penyebaran Covid-19 ini. Kita berharap bulan depan Surabaya masuk zona kuning. Semua itu bisa tercapai jika saling menjaga, mengingatkan dan menerapkan prokes yang ketat,” tandasnya. (byta/rg4)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…