Bupati Tulungagung Maryoto Birowo Bantah Terima Honor dari Pemakaman Pasien Covid-19

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemakaman pasien Covid-19 di Tulungagung oleh relawan PMI dan warga.
Pemakaman pasien Covid-19 di Tulungagung oleh relawan PMI dan warga.

i

BACASAJA.ID - Bupati Tulungagung Maryoto Birowo tegaskan tak menerima honor dalam penanganan Covid-19 di Tulungagung. Ketentuan itu berlaku bagi seluruh pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung.

Ungkapan Maryoto itu seakan menjawab polemik honor bagi pemakaman pasien covid-19, seperti yang terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Tidak ada honor seperti itu. Salah kalau disebutkan semua daerah sama,” ujar Maryoto dengan ketus.

Lebih lanjut dirinya ungkapkan, tidak ada alokasi anggaran Covid-19 khusus pejabat. Jangankan honor, alokasi obat-obatan khusus pejabat pun tak ada.

Yang ada adalah alokasi umum, seperti bantuan obat-obatan, atau vitamin bagi penanganan covid-19.

“Tidak ada honor dari penanganan Covid-19. Apalagi honor dari pemakaman pasien yang meninggal dunia,” terang Maryoto.

Menambahkan, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Tulungagung, Ahmad Mugiono jelaskan selama ini tidak ada honor khusus penanganan Covid-19 bagi Bupati.

Bahkan honor rapat penanganan covid-19 juga tidak dianggarkan, lantaran dilarang.

Honor diberikan pada petugas yang menangani langsung pasien covid-19, seperti petugas kesehatan.

“Misalnya dana insentif untuk tenaga kesehatan. Itu memang sudah dianggarkan dari pusat dan APBD,” ujar Mamad, panggilan akrabnya.

Selain petugas kesehatan, pihak yang bisa menerima honor adalah petugas pemakaman pasien covid-19. Pemakaman pasien covid-19 diambilkan dari relawan di tingkat desa.

Honor ini bisa dianggarkan tiap desa melalui dana desa (DD).
Namun karena bersifat relawan, honor ini tak rutin diterima.

“Intinya hanya yang menangani Covid-19 secara langsung yang bisa menerima honor. Pejabat seperti bupati tidak menerima honor, karena tidak menangani pasien secara langsung,” tutur Mamad.

Sebelumnya, proses pemakaman pasien covid-19 sempat memicu kegaduhan. Pasalnya keluarga pasien covid-19 harus keluarkan biaya ekstra jutaan rupiah untuk pemakaman ini.

Masalah ini bermula dari pemerintah desa yang tidak punya relawan, ataupun kalau punya, relawannya belum siap. Tak mau repot, pihak pemerintah desa lalu meminta bantuan kelompok relawan dari luar desa.

Sayangnya, relawan yang seharusnya tak mematok tarif, justru memanfaatkan momen duka ini untuk kepentingan pribadi. Besarnya biaya yang dibayarkan bisa mencapai Rp 1.500.000 sampai Rp 2.500.000. (t.ag/JP/rg4).

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …