Iming-Imingi Kerja di Polandia, Agen TKI Abal-Abal Ini Tipu Puluhan Korban dengan Total Kerugian Miliaran Rupiah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka MRT saat diamankan oleh Polisi.
Tersangka MRT saat diamankan oleh Polisi.

i

BACASAJA.ID - Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Tulungagung berhasil mengungkap penipuan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) ilegal.

Tak tanggung-tanggung, nilai penipuan mencapai miliaran rupiah dengan korban puluhan calon TKI.

Kasat Reskrim Tulungagung melalui Kanit Pidsus Iptu Didik Riyanto menjelaskan tersangka penipuan berinisial MRT (Pr, 38) warga Desa/Kecamatan Rejotangan pemilik kursus bahasa asing di wilayah Kecamatan Rejotangan.

“Tersangka MRT sudah kami tahan,” jelas Didik, Selasa (7/9/21) siang.

MRT ditahan sejak Senin (30/8/21) lalu. Penahanan itu dilakukan setelah kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Dalam menjalankan aksinya, MRT mengiming-imingi korbannya mendapat gaji besar untuk lowongan kerja di Polandia. MRT seolah-olah mempunyai PT yang bisa memberangkatkan TKI ke luar negeri.

Nyatanya berdasarkan penyelidikan dan penyidikan, MRT tak mempunyai PT yang bisa merekrut atau memberangkatkan TKI. Tiap korban ditarik biaya fantastis hingga 50 juta rupiah per orang.

“Kerugian mencapai milyaran rupiah,” jelasnya.

MRT melakukan aksinya sejak tahun 2019. Dalam menjalankan aksinya wanita ini beraksi seorang diri.

Berkat rayuannya, 26 calon TKI asal Tulungagung dan provinsi lain terjerat mulut manisnya. Dengan dalih biaya administrasi, calon TKI itu ditarik sejumlah biaya, mulai 25 juta, 30 juta hingga 50 juta.

“Melalui medsos ada, langsung ada,” jelasnya.

Pihaknya telah memeriksa 10 saksi, termasuk staf yang bekerja di tempatnya.

Akibat perbuatannya, MRT dijerat dengan pasal 81 Jo 69 UU 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Ancaman 6 tahun penjara,” pungkas Didik.

Terakhir Didik berpesan agar masyarakat berhati-hati dalam memilih PPTKIS. Sebisanya sebelum memilih PPTKIS, warga berkonsultasi dulu dengan Dinas Tenaga Kerja setempat. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…