Berhenti Operasi sejak Pandemi, Pengusaha Karaoke: Banyak Alat Rusak dan Pegawai Kehilangan Penghasilan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi ruang karaoke alami kerusakan selama berhenti beroperasi sejak pandemi berlangsung.
Kondisi ruang karaoke alami kerusakan selama berhenti beroperasi sejak pandemi berlangsung.

i

BACASAJA.ID- Aroma Jamur dan bau apek langsung menyergap hidung. Hal itu yang dirasakan saat memasuki ruang karaoke di Kecamatan Kauman.

Betapa tidak, sejak dimulainya pandemi pada Maret 2020 lalu, tempat karaoke dan cafe dilarang untuk beroperasi.

Praktis sejak saat itu seluruh peralatan dibiarkan tak terpakai. Peralatan seperti sofa, sound system, meja dan dinding alami kerusakan dan berjamur. Bahkan di beberapa ruangan mulai dijadikan sarang laba-laba dan rayap.

Ketua Keluarga Besar Paguyuban Cafe Dan Karaoke Tulungagung, Yopi Tirta akui selama pandemi seluruh cafe dan karaoke berhenti beroperasi.

"Kondisi fisik banyak yang terbengkalai, karena perawatan sangat minim," ujarnya saat ditemui awak media, Kamis (23/9/21).

Dirinya mencontohkan kafe di Kecamatan Kauman, yang plafonya jebol. Belum lagi dinding yang rusak, sofa berjamur dan kerusakan alat lainya.

Biaya perbaikan alat mencapai jutaan rupiah, seperti penggantian 1 server dirinya harus merogoh kocek sebesar 8 juta rupiah.

Paguyuban ini mempunyai 7 anggota cafe dan karaoke besar di Tulungagung. Ratusan karyawan dari 7 cafe itu terpaksa harus dirumahkan dan tidak mendapat penghasilan.

"Karena enggak kerja yang enggak dapat gaji ya, kecuali satpam," ujarnya.

Karyawan ini hanya dirumahkan, jika beroperasi lagi akan diperkerjakan kembali.

Disinggung potensi omzet yang hilang selama penutupan ini, Yopi jelaskan 1 cafe minimal kehilangan 300 juta rupiah perbulan.

Jika dirata-rata, setiap bulan dari 7 cafe itu omzetnya mencapai sekitar 4 miliar rupiah.

"Pas kondisi sepi, 1 bulan sekitar 300 juta untuk 1 cafe," jelasnya.

Pihaknya pernah mengirimkan surat permintaan audiensi pada pemerintah Kabupaten, namun belum ada jawaban.

Pada PPKM level 3 ini pihaknya meminta untuk diperbolehkan beroperasi. Ratusan karyawannya sudah tidak mempunyai penghasilan, beberapa diantaranya merupakan tulang punggung keluarga.

Jika diijinkan beroperasi, pihaknya akan melakukan skrining kesehatan ketat bagi pengunjung dan karyawan. Baik karyawan dan pengunjung harus sudah divaksin, minimal dosis pertama.

Mereka diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum masuk ke tempat karaoke. Kapasitas ruangan dibatasi 50 persen.

"Pengunjung yang masuk kita cek dengan aplikasi pedulilindungi.id, kalau belum vaksin mohon maaf tidak boleh masuk," katanya. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Polisi Hadir Menjawab Persoalan Masyarakat, Pendekatan Humanis dan Penegakan Hukum Perkuat Keamanan Sulawesi Barat

Polisi Hadir Menjawab Persoalan Masyarakat, Pendekatan Humanis dan Penegakan Hukum Perkuat Keamanan Sulawesi Barat

Senin, 02 Nov 2026 09:51 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:51 WIB

MAMUJU - Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan kepolisian dalam menindak pelaku kejahatan, tetapi juga oleh sejauh mana …

Kabar Baik Warga Surabaya! Lima Rumah Pompa Baru Ditargetkan Beroperasi 1 Desember 2026

Kabar Baik Warga Surabaya! Lima Rumah Pompa Baru Ditargetkan Beroperasi 1 Desember 2026

Senin, 02 Nov 2026 07:32 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan lima rumah pompa baru di sejumlah kawasan mulai beroperasi pada 1 Desember 2026. Infrastruktur tersebut…

Dukung Keputusan Rakornas III, DPC PPP Surabaya Siap Perkuat Konsolidasi

Dukung Keputusan Rakornas III, DPC PPP Surabaya Siap Perkuat Konsolidasi

Senin, 02 Nov 2026 07:28 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYA – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya, H. Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin, menyatakan dukungan terhadap keputusan Rapat K…

Dari Kota Pahlawan Menuju Panggung Dunia, Ajeng Wira Wati Dorong Parade Surabaya Juang Jadi Wisata Sejarah Internasional

Dari Kota Pahlawan Menuju Panggung Dunia, Ajeng Wira Wati Dorong Parade Surabaya Juang Jadi Wisata Sejarah Internasional

Minggu, 01 Nov 2026 18:56 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:56 WIB

SURABAYA – Surabaya punya modal besar untuk dikenal dunia, bukan hanya sebagai kota metropolitan, tetapi juga sebagai kota yang menyimpan jejak heroisme dan s…

Catat Tanggalnya! Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026: Pameran Inovasi, UMKM, dan Konser Gratis

Catat Tanggalnya! Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026: Pameran Inovasi, UMKM, dan Konser Gratis

Minggu, 01 Nov 2026 15:57 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 15:57 WIB

PONOROGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersiap menggelar perhelatan akbar bertajuk Kemilau Pekan Raya Ponorogo. Acara yang memadukan pameran inovasi…

Pemanfaatan DBHCHT Ponorogo: Cover 57 Ribu BPJS Ketenagakerjaan dan Pelatihan Kerja

Pemanfaatan DBHCHT Ponorogo: Cover 57 Ribu BPJS Ketenagakerjaan dan Pelatihan Kerja

Minggu, 01 Nov 2026 15:51 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 15:51 WIB

PONOROGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus mengoptimalkan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Berkat kontribusi besar para …

Merawat Persatuan dan Toleransi, Wakapolda Sulbar Sambangi Jemaat Gereja Toraja Mamuju

Merawat Persatuan dan Toleransi, Wakapolda Sulbar Sambangi Jemaat Gereja Toraja Mamuju

Minggu, 01 Nov 2026 15:43 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 15:43 WIB

POLDA SULBAR - Semangat kebersamaan dan kerukunan terus dijaga oleh Kapolisian Daerah Sulawesi Barat lewat program Minggu Kasih. Kali ini, Wakapolda Sulbar …

Anggaran Mi Instan BPBD Jatim Rp17,24 Miliar, Ketua Fraksi PDIP Lantarkan Sorotan Menohok

Anggaran Mi Instan BPBD Jatim Rp17,24 Miliar, Ketua Fraksi PDIP Lantarkan Sorotan Menohok

Minggu, 01 Nov 2026 12:34 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:34 WIB

SURABAYA- Anggaran pengadaan logistik penanganan bencana di Jawa Timur menjadi sorotan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana. Dia…

Kasus Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Surabaya Pulangkan Korban dan Tindak Penyalur Tak Berizin

Kasus Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Surabaya Pulangkan Korban dan Tindak Penyalur Tak Berizin

Minggu, 01 Nov 2026 12:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:26 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menangani kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di Jalan Kedung Anyar, Kecamatan…

Anggota DPR RI: Keuntungan Korporasi dari Tindak Pidana Karhutla Harus Dirampas

Anggota DPR RI: Keuntungan Korporasi dari Tindak Pidana Karhutla Harus Dirampas

Minggu, 01 Nov 2026 12:10 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:10 WIB

JAKARTA-  Anggota DPR RI Muhammad Kholid, menegaskan keuntungan dari korporasi pelaku tindak pidana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) harus dirampas. Hal …