Dampingi Bayi Stunting, Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Achmad Hidayat Dorong Beri Layanan Terbaik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat saat menjenguk keluarga Rusdi.
Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat saat menjenguk keluarga Rusdi.

i

BACASAJA.ID - Putra kelima Rusdi yang dirawat di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kota Surabaya sempat mengadukan permasalahannya ke Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat karena tidak memiliki biaya melunasi biaya pengobatan anaknya.

Putra Ahmadi sendiri yang baru berusia kurang lebih 1 tahun 6 bulan itu ditengarai mengidap stunting dan mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit.

Saat awal masuk menggunakan status pasien umum berhubung belum memiliki akte kelahiran dan kartu BPJS PBI.

Merespons hal itu, Achmad Hidayat mendatangi keluarga Rusdi dan menjenguk putranya yang sedang dilakukan perawatan intensif.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap perangkat kampung Keputran Panjunan yang telah sigap membantu kepengurusan akte maupun BPJS.

"Saat ini kita selesaikan tanggungan pasien mandiri nanti diperjuangkan untuk beralih ke BPJS PBI," kata Achmad.

Dirinya juga menegaskan salah satu konsen PDI Perjuangan di Kota Surabaya adalah mencegah dan membantu menanggulangi stunting.

Kehadiran PDI Perjuangan adalah memberikan pendampingan terhadap warga yang membutuhkan.

"Alhamdulillah sudah ditangani dengan baik. Pihak rumah sakit membantu penyelesaian administrasi saat berstatus umum. Selanjutnya bisa dirawat dengan BPJS karena sudah jadi semua," tegas politisi muda PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Kehadiran Achmad turut mendapatkan apresiasi dari Guniarti yang merupakan ketua RT di Keputran Panjunan beserta warga yang mendampingi dalam penyelesaian permasalahan warga tersebut. (*/RG4)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…