FPI Dibubarkan, Habib Rizieq: Kami Bikin FPI Baru!

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Habib Rizieq Shihab.
Habib Rizieq Shihab.

i

BACASAJA.ID | Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengaku bakal membentuk organisasi masyarakat baru lagi jika benar Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan. Hal itu terungkap dalam sebuah video lama berdurasi 49 detik.

"Kalau FPI dibubari ya gak pusing lah. Gak masalah, besoknya saya bikin lagi Front Persatuan Islam. Sama singkatannya, FPI. Dibubarin lagi, ya bikin lagi Front Persaudaraan Islam," tegas Habib Rizieq dalam videonya yang dikutip bacasaja.id.

Menurut Habib Rizieq, FPI sebetulnya adalah wadah perjuangan, bukan tujuan. Lantaran itu, dirinya tidak takut dengan sikap pemerintah yang membubarkan ormasnya itu.

"Pokoknya, singkatannya sama, pemimpinnya sama dan kerjaannya sama. Gak pusing," papar Habib Rizieq.

Sebelumnya, Pemerintah melalui surat keputusan bersama Menkum HAM, Mendagri, Jaksa Agung, Menkominfo Kapolri dan Kepala BNPT secara resmi telah melarang FPI sebagai organisasi di Indonesia. FPI dinilai telah melakukan sejumlah pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum.

Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai pembubaran dan pelarangan aktivitas Front Pembela Islam (FPI) oleh pemerintah bukanlah akhir dari perjuangan umat.

“Kami menjadikan organisasi bukan sebagai tujuan, tapi hanya alat atau kendaraan saja. Jadi, dengan ada atau tidak ada FPI, perjuangan kami tetap jalan. Kalau pun mau, wadah sore ini bisa saja kami deklarasikan ormas Islam baru, kalau dibubarkan tinggal kami bikin lagi,” kata Novel, Rabu (31/12/2020). (oke/tgr/rga)

Tag :

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…