Didesak Dewan, Bupati Tulungagung Segera Realisasi Pembangunan MPP

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

i

BACASAJA.ID - Pemkab Tulungagung bakal menyegerakan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP). Saat ini pihaknya tengah melakukan DED pembangunan MPP.

Sembari menunggu, rencana sementara MPP bakal menggunakan Gedung Balai Rakyat.

Penggunaan Balai Rakyat untuk MPP bersifat sementara, sebelum MPP dibangun.

Bupati Tulungagung, Birowo katakan pembangunan MPP direncanakan mulai tahun 2023.
Tahun ini pihaknya baru melakukan DED.

“Dari DED nanti kan ketahuan design dan harganya. Di situ bisa kita lihat kesiapan keuangan daerah,” terang Maryoto.

Maryoto tegaskan pembangunan MPP harus dilakukan, lantaran untuk mempermudah masyarakat mendapat layanan administrasi.

“Yang penting masyarakat mudah mengakses pelayanan. Semua pelayanan ada di satu tempat,” pungkas Maryoto.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Heru Santoso meminta Pemkab Tulungagung agar segera menganggarkan MPP.

Menurut Heru Santoso, meski sudah direncanakan jauh-jauh hari, pembangunan fisik MPP belum juga dilaksanakan.

Hingga kini Pemkab baru akan membuat DED (Detail Engineering Design) DED, dan belum mengalokasikan pembangunan MPP.

Menurut Heru, anggaran MPP tahun ini bisa dianggarkan pada perubahan anggaran keuangan (PAK) Kabupaten tahun 2022.

“Tapi seberapa mahalnya itu, harus mulai dianggarkan. Karena ini bukti kemauan politik kita,” terang Heru.

MPP rencananya akan dibangun diatas lahan eks pasar hewan Beji.
Pasar ini sudah dikosongkan pada akhir 2021 lalu, dan dipindah ke pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol.

Pembangunan MPP sudah mencuat saat Tulungagung dipimpin oleh Sayhri Mulyo.

“Memang harus multi years karena mahal. Tapi kalau tidak dari sekarang, kapan lagi,” sambung Heru.

Heru katakan tidak ada lasan Pemkab tidak punya anggaran.
Sebab jikapun diajukan, maka akan disetujui oleh DPRD.

Selain MPP diatas lahan itu akan dibangun komplek perkantoran Pemkab Tulungagung.

Menurutnya, Pemkab Tulungagung belum mempunyai komplek perkantoran yang representatif.
Beberapa OPD bahkan belum memilikinya kantor, seperti Inspektorat.

“Dengan pembangunan ini, kita juga tidak akan rugi. Karena tidak ada aset yang hilang,” tegas Heru.

Untuk sementara, Pemkab Tulungagung berencana memakai gedung Balai Rakyat sebagai MPP.
Gedung ini berada di sebelah Utara Alun-alun dan sekarang difungsikan sebagai Posko Covid-19.

Heru tidak setuju dengan rencana ini, lantaran gedung ini merupakan bangunan cagar budaya.
Penggunaanya untuk MPP beresiko timbulkan kerusakan.

Selain itu dikhawatirkan bakal terjadi penumpukan kendaraan, yang dapat sebabkan macet.

“Apalagi di sana ada sejumlah lokasi penting, seperti pendopo, kantor DPRD, dan Dispendukcapil. Pasti akan tambah macet,” pungkas Heru. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

KPK Sambut Positif Putusan Pengadilan Singapura, Ekstradisi Paulus Tannos Segera

KPK Sambut Positif Putusan Pengadilan Singapura, Ekstradisi Paulus Tannos Segera

Jumat, 05 Jun 2026 13:14 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:14 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif putusan Pengadilan Tinggi Singapura yang menolak permohonan tersangka korupsi E-KTP, Paulus T…

Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

Komitmen Nyata Pemkot Surabaya: Wujudkan Kota Layak Anak Lewat Sistem Perlindungan yang Responsif dan Humanis

Jumat, 05 Jun 2026 13:09 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:09 WIB

SURABAYA- Predikat Kota Layak Anak (KLA) yang disandang Kota Surabaya bukan sekadar piagam penghargaan administratif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya,…

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…