78.580 Warga Tulungagung Masuk Kategori Miskin, 14 Ribu di antaranya Miskin Ekstrem

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Sosial, Suyanto saat memberikan keterangan pada awak media
Kepala Dinas Sosial, Suyanto saat memberikan keterangan pada awak media

i

BACASAJA.ID - Sebanyak 14 ribuan warga Tulungagung berstatus miskin ekstrem. Jika diprosentase sekitar 1,4 persen, dari jumlah penduduk Kabupaten Tulungagung.

Prosentasi miskin ekstrem ini sudah termasuk dalam 7,1 persen warga Tulungagung yang berada dalam garis kemiskinan.

Dikategorikan miskin ekstrem, jika pendapatan perbulan keluarga itu kurang dari 400 ribu.

Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung menargetkan tahun 2024 angka kemiskinan ekstrem ini bisa menjadi 0 persen.

“Saat ini angka kemisiknan ekstrem di Tulungagung mencapai 1,4 persen atau 14.880 jiwa,” tutur Kepala Dinas sosial kabupaten Tulungagung, Suyanto.

Suyanto mengatakan, kriteria miskin ektrem bisa dilihat dari pendapatan perbulan. Jika pendapatanya kurang dari 400 ribu per bulan, maka dikategorikan miskin ekstrem.

Kemiskinan ektrem kata Yanto tersebar merata di seluruh wlayah Kabupaten Tulungagung. Rerata mereka tinggal di wilayah yang kumuh.

“Jadi jika pendapatan mereka di bawah Rp 358.232, maka mereka masuk dalam kategori miskin ekstrem,” jelasnya.

Untuk menuju target 0 persen di tahun 2024, ada beberapa upaya yang dilakukan oleh Pemkab Tulungagung.

Diantaranya menjaga situasi Covid-19 tetap pada level aman untuk menghindari pembatasan sosial secara ketat, melakukan percepatan realisasi program pada triwulan I, pengendalian inflasi dengan operasi pasar agar harga komoditi tetap terjangkau, indetifikasi dan verifikasi data kemiskinan melalui jejaring di lapangan serta penyiapan mekanisme monitoring dan evaluasi terpadu.

“Rata-rata tiap tahun kami hanya bisa mengangkat Rp 4 Ribu penduduk dari kemiskinan. Oleh karena itu ada 10 OPD yang akan bersinergi dalam pengentasan kemiskinan ekstrem. Kami targetkan Tulungagung 0 persen angka kemiskinan ekstrem pada 2024,” paparnya.

Yanto melanjutkan, meski masuk kategori miskin ekstrem, mereka tetap bisa menikmati akses kesehatan dan pendidikan. Akses kesehatan bisa diperoleh dengan KIS (kartu Indonesia Sehat) yang diterbitkan pemerintah. Biaya berobat mereka ditanggung oleh negara.

Sedang akses pendidikan melalui KIP (Kartu Indonesia Pintar) sama dengan KIS, anak keluarga miskin ekstrem dibiayai oleh negara.

Yanto ungkapkan, sebelum adanya pandemi Covid-19 angka kemiskinan di Tulungagung sempat menurun. Pada 2018 angka kemiskinan mencapai 75.230 jiwa.

Sedangkan pada 2019 menurun mencapai 70.010 jiwa. Pada 2020 angka kemiskinan menjadi 76.400 jiwa dan pada 2021 meningkat mencapai 78.590 jiwa. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Petrokimia Gresik Borong 7 Penghargaan Nasional di Anugerah Humas Indonesia 2026

Petrokimia Gresik Borong 7 Penghargaan Nasional di Anugerah Humas Indonesia 2026

Jumat, 09 Okt 2026 18:50 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:50 WIB

Gresik - PT Petrokimia Gresik memborong tujuh penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas…

Doa Penuh Kehangatan Iringi Langkah Pamit Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta

Doa Penuh Kehangatan Iringi Langkah Pamit Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta

Jumat, 09 Okt 2026 16:21 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:21 WIB

POLDA SULBAR- Keharuan tak terbendung saat melepas kepergian Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta beserta istri tercinta, Ny. Santi Adi Deriyan. Kehangatan dan…

Lapsat Kapolda Sulbar, Komitmen Melanjutkan Kepemimpinan yang Telah Dirintis

Lapsat Kapolda Sulbar, Komitmen Melanjutkan Kepemimpinan yang Telah Dirintis

Jumat, 09 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:45 WIB

POLDA SULBAR - Laporan Satuan (Lapsat) dan penyerahan memori kepemimpinan menjadi momen sakral sekaligus hangat dalam rangkaian serah terima jabatan Kapolda…

Serah Terima Ibu Asuh Polwan Polda Sulbar, Dari Kehangatan yang Berlalu ke Semangat yang Baru

Serah Terima Ibu Asuh Polwan Polda Sulbar, Dari Kehangatan yang Berlalu ke Semangat yang Baru

Jumat, 09 Okt 2026 15:23 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:23 WIB

POLDA SULBAR - Momen penuh kehangatan sekaligus keharuan terasa menyelimuti Aula Marannu Mapolda Sulawesi Barat saat kegiatan Serah Terima Ibu Asuh Polwan …

Datangi Rumah Warga Barata Jaya, Ajeng Wira Wati Kawal PKH Keluarga dengan Anak Hidrosefalus

Datangi Rumah Warga Barata Jaya, Ajeng Wira Wati Kawal PKH Keluarga dengan Anak Hidrosefalus

Jumat, 09 Okt 2026 14:37 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 14:37 WIB

SURABAYA – Di tengah perjuangan memenuhi kebutuhan tiga anak dengan kondisi berbeda, keluarga Darminto di RW 3 Kelurahan Barata Jaya, Surabaya, berharap b…

Petrokimia Gelontorkan Rp 100 Juta Dukung Revitalisasi Fasilitas Nelayan Pesisir Gresik

Petrokimia Gelontorkan Rp 100 Juta Dukung Revitalisasi Fasilitas Nelayan Pesisir Gresik

Jumat, 09 Okt 2026 12:33 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 12:33 WIB

Gresik - PT Petrokimia Gresik menggelontorkan bantuan senilai Rp 100 juta untuk mendukung revitalisasi fasilitas nelayan di Kelurahan Lumpur, Gresik. Dana…