3 Fitur Baru WhatsApp 2022, Apa Saja Yang Perlu Diketahui?

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi WhatsApp
Ilustrasi WhatsApp

i

BACASAJA.ID - WhatsApp selalu melakukan pembaruan dan peningkatan performa untuk mendukung aktivitas pengguna yang semakin meningkat pula.

Salah satunya adalah kemampuan untuk menambahkan hingga 512 orang ke grup.

Pembaruan tersebut merupakan upaya guna mendukung masyarakat membangun organisasi, bisnis, dan grup erat lainnya untuk berkomunikasi dengan aman.

Selain itu, hal itu bertujuan agar pengguna dapat menyelesaikan berbagai hal di WhatsApp.

Tak hanya itu, WhatsApp juga melakukan pembaruan lainnya.

Yakni mengirim file dalam WhatsApp hingga ukuran 2GB sekaligus dan dilindungi oleh enkripsi end-to-end. 

Untuk mengirim file besar, Whatsapp memberi rekomendasi untuk menggunakan Wifi.

Saat mengunggah atau mengunduh, akan ada tampilan penghitung saat untuk memberi tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan transfer.

Hal tersebut merupakan sebuah peningkatan yang cukup besar dimana sebelumnya WhatsApp hanya dapat mengirim file maksimal sebesar 100 MB.

Admin grup akan dapat menghapus pesan yang salah atau bermasalah dari obrolan semua orang. 

Selain itu, untuk panggilan suara memiliki kuota yang lebih besar. 

Fitur ini akan memperkenalkan panggilan suara satu ketukan hingga 32 orang.

Pada postingan bulan April 2022, WhatsApp menjanjikan beberapa fitur baru, yaitu reaksi emoji.

Pengadaan fitur ini bertujuan agar orang-orang dapat dengan cepat membagikan pendapat mereka tanpa membanjiri obrolan dengan pesan baru.

Terakhir, WhatsApp menjanjikan terus melindungi pesan dengan enkripsi ujung ke ujung.

Enkripsi ini merupakan keunggulan WhatsApp dibandingkan dengan aplikasi berkirim pesan lainnya.

Dengan enkripsi ujung ke ujung, tidak ada pihak yang mengetahui pesan antara pengirim dan penerima pesan, termasuk pihak WhatsApp sendiri.

“Di seluruh negara, bahasa, dan zona waktu. WhatsApp menjaga percakapan pribadi Anda tetap pribadi dengan enkripsi ujung ke ujung,” tulis di Twitter @WhatsApp, dikutip Sabtu (7/5/2022). (*)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …