Puluhan Ribu Kepala Keluarga Di Tulungagung Tak Memiliki Rumah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rusunawa untuk MBR di Kelurahan Jepun
Rusunawa untuk MBR di Kelurahan Jepun

i

TULUNGAGUNG - Jumlah backlog (kekurangan hunian) di Tulungagung tiap tahun terus bertambah. Fenomena ini disebabkan laju pertumbuhan penduduk yang tak seimbang dengan pembangunan hunian.

Rumah susun sewa (rusunawa) milik pemerintah pun tak begitu signifikan mengurangi kekurangan hunian.

Kepala Dinas Perumahan dan Wilayah Pemukiman Kabupaten Tulungagung, Anang Pratistianto saat dikonfirmasi membenarkan meningkatnya kekurangan hunian di Tulungagung.

Tiap tahun jumlanya terus bertambah, seiring laju pertumbuhan penduduk dan pernikahan.

“Laju pertumbuhan penduduk dengan laju pembangunan rumah tidak seimbang, sehingga kondisi backlog terus meningkat,” jelas Anang.

Dari datanya pada tahun 2020 angka back log sekitar 56 ribu, dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 87.833.

Data backlog dihitung selisih antara jumlah KK dengan jumlah hunian. Idealnya 1 KK mempunyai 1 rumah.

Disinggung rusunawa dalam mengurangi angka backlog, Anang jelaskan tak begitu signifikan. Sebab jumlah rusunawa hanya di kisaran puluhan, sementara angka backlog hingga puluhan ribu.

“Rusun itu tidak begitu signifikan, cuma 72 sama 42,” jelasnya.

Untuk yang berkapasitas 42 belum digunakan, lantaran masih dijadikan ruang isolasi pasien covid-19.

Selain dengan membangun rusunawa, untuk mengurangi backlog pihaknya mendorong asosiasi pengembang perumahan membangun rumah di Tulungagung.

“Kelihatanya rekan-rekan pemborong cukup antusias, tahun ini ada 6,” terangnya.

Untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum punya rumah, disarankan menempati rusunawa untuk MBR, atau membeli perumahan yang diperuntukkan bagi MBR.

Sebab pengembang perumahan diwajibkan sediakan perumahan bagi MBR (subsidi).

“Itu pengembang paling tidak 50 persen (rumah) subsidi, atau bahkan 100 persen,” terangnya.

Menurut Anang, rumah bersubsidi sesuai ketentuan pemerintah harganya sekitar 150 juta rupiah.

Sehingga semua orang mempunyai kesempatan untuk memiliki hunian (JP/t.ag)

Tag :

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…