Pesan Berantai Soal Kasus Corona di Jatim Meledak, Pemprov: Hoax!

bacasaja.id

BACASAJA.ID - Beredarnya pesan berantai yang menyebut ledakan kasus Covid-19 di di Jawa Timur, disikapi Pemprov. Pesan di aplikasi pesan WhatsApp itu dinyatakan berita bohong alias hoax.

"Kabar tersebut adalah hoax," tandas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Benny Sampirwanto dikutip Jumat (14/5/2021) dari laman Kominfo Jatim.

Baca juga: WFH ASN Jatim Berlanjut, Kini Digelar Setiap Jumat

Dijelaskan Benny, hingga kini tidak ada keterangan resmi dari Kementerian Kesehatan soal perkiraan ledakan kasus tersebut. Adapun jumlah kasus dalam pesan yang beredar tersebut juga cenderung menyesatkan, karena berbeda dengan rilis kasus harian yang dikeluarkan gugus tugas Covid-19 Jatim.

Sebab, lanjut dia, jumlah kasus yang dirilis setiap harinya adalah jumlah kumulatif yang terdiri dari kasus positif, kasus meninggal dan kasus sembuh. Pesan sejenis juga beredar di beberapa daerah dengan narasi yang mirip, hanya fokus wilayahnya berbeda. Misalnya beredar di Jawa Tengah dan Serang, Banten.

Sementara itu, melihat data peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur yang dirilis terakhir 13 Mei 2021, terlihat penambahan masih relatif stabil. Tercatat penambahan kasus pada hari itu adalah sebanyak 148 orang pasien. Sementara untuk jumlah pasien sembuh sebanyak 151 orang dan pasien meninggal 11 orang. 

Terkait sebaran zonasi, di Jawa Timur sudah tidak ditemukan wilayah dengan zona merah. Namun cenderung ke zona orange dan kuning.

Sebanyak 26 kabupaten/kota di Jatim yang masuk zona orange. Sedangkan zona kuning tercatat sebanyak 12 Kabupaten/kota, yakni Pamekasan, Probolinggo, Bondowoso, Sampang, Sumenep, Lumajang, Bangkalan, Pasuruan, Situbondo, Tuban, dan Jember.

Sebagai informasi, berikut isi pesan berantai yang hoax dan beredar tersebut :

JATIM MELEDAK

UPDATE DATA TERPAPAR COVID-19 MINGGU INI,Kota Madiun peringkat pertama

Ngenes lihatnya

1. Kota Surabaya positif 210 orang

2. Kab. Sidoarjo positif 195 orang

3. Gresik positif 205 orang

 4. Lamongan positif 225 orang

5. Bojonegoro positif 188 orang

 6. Tuban positif 175 orang

 7. Probolinggo positif 210 orang

8. Malang positif 165 orang

Baca juga: Pemprov Jawa Timur Raih Penghargaan Bergengsi di National Governance Awards 2026

 9. Pasuruan positif 215 orang

10. Madiun positif 11.876 orang* (pemecah record)

11. Situbondo positif 250 orang

12. Bondowoso positif 12 orang

13. Besuki positif 125 orang

14. Jember positif 175 orang

15. Banyuwangi Positif 207 orang

16. Ponorogo positif 270 orang

17. Magetan positif 300 orang (tetap waspada)

18. Ngawi positif 175 orang

Baca juga: Pemprov Jatim Mulai Bahas Pajak Baru untuk Mobil Listrik

20. Cepu positif 275 orang

21. Pacitan positif 180 orang

22. Kediri positif 575 orang

23. Blitar positi 190 orang

24. Nganjuk positif 165 orang

25. Tulung agung positif 25 orang

26. Jombang positif 95 orang

Kementerian Kesehatan memperkirakan akan terjadi Ledakan yg sangat luar biasa Oleh karena itu mari kita berdoa semoga mereka yg positif di beri kesembuhan dan dipermudah segala urusan. Aamiin.

Monggo dishare dateng group sanes, kersane langkung waspada Salam sehat tetap patuhi protokol kesehatan. (int)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru