Ingin Capai Surabaya Level 2, Polrestabes Surabaya Luncurkan Dua Mobil Masker Keliling

bacasaja.id
Dua mobil masker keliling Polrestabes Surabaya

BACASAJA.ID - Dalam upaya meraih level 2 dalam penanganan COVID-19 di Kota Surabaya. Polrestabes Surabaya akan bersama Pemkot Surabaya meluncurkan Mobil masker keliling.

Inovasi baru itu guna penanggulangan COVID-19 di Kota Surabaya. Mobil masker keliling diluncurkan untuk tetap menjaga masyarakat taat protokol kesehatan.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Bekuk Dua Pelaku Baru, Terungkap Peran Pengawas dalam Aksi Penculikan

Sementara, baru ada dua unit mobil masker keliling ini, dan akan diawaki sejumlah anggota Polrestabes Surabaya dan dilengkapi dengan ribuan logistik masker yang akan dibagikan ke masyarakat secara gratis.

“Mobil masker keliling Polrestabes Surabaya yang bertugas membagikan masker kepada masyarakat. Terutama di sentra-sentra layanan publik khususnya, baik pasar malam, maupun dilingkungan PKL-PKL,” jelas Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan, Jumat (3/9/2021).

Yusep menyampaikan, dalam mobilitas mobil masker keliling ini, nantinya akan berjalan beriringan dengan mobil gerai vaksin keliling. Kedua bersama-sama untuk mengingatkan masyarakat menjaga protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Pemalsuan STNK Lintas Wilayah, 5 Tersangka Ditangkap

Harapannya, dengan diluncurkannya dua mobil masker keliling ini, Surabaya sudah menjadi level 3 atau zona kuning dalam penanganan COVID-19, masyarakat diharapkan tidak boleh lengah. Sebab, dalam beberapa waktu mendatang Kota Surabaya menargetkan menjadi level 2.

“Kita berharap di level 3, zona kuning di Kota Surabaya ini, kita bisa menjaga kesehatan masyarakat. Sehingga kita dapat meningkat kepada level 2,” imbuh Yusep.

Baca juga: Berawal dari Penyekapan WN Jepang, Polrestabes Surabaya Ungkap Sindikat Scamming Internasional

Dalam upaya meraih level 2 dalam penanganan COVID-19 di Kota Surabaya. Polrestabes Surabaya akan bersama Pemkot Surabaya untuk melakukan testing, tracing dan treatment untuk memastikan tidak adanya penularan dan penyebaran COVID-19 di Surabaya.

“”Meski penyekatan-penyekatan jalan di Surabaya sudah mulai longgarkan, semua masyarakat harus menjaga dan memanfaat dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” tutup Yusep.(*)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru