BACASAJA.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung memberikan telur bagi lansia yang divaksin. Langkah ini ternyata berhasil meningkatkan capaian vaksinasi bagi lansia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat mengatakan ada peningkatan signifikan vaksinasi lansia. Sebelum adanya telur, lansia yang divaksin rerata diangka 200-300 orang perhari.
Baca juga: Belasan Orang Terkena Chikungunya, Dinkes Lakukan Pengasapan
Setelah adanya pemberian telur, jumlahnya meningkat menjadi 800-1000 lansia perhari. Pemberian telur bagi lansia dimulai pada Senin (18/10/21) kemarin hingga seminggu kedepan.
"Kemarin sekitar 800an, hari ini kita targetkan 1.000 orang," jelas Kasil.
Vaksinasi bagi lansia dilakukan secara serentak di seluruh Puskesmas di Tulungagung. Vaksin yang diberikan berjenis Sinovac.
Disinggung capaian vaksinasi lansia, Kasil beberkan baru mencapai 28 persen, kurang 12 persen dari target untuk menuju level 2 PPKM. Jumlah sasaran lansia sekitar 133 ribu orang. Tiap orang mendapat 10 butir telur setelah divaksin.
"Ini kita sediakan 120 ribu telur untuk 12 ribu sasaran," jelasnya.
Baca juga: Dinkes Kabupaten Tulungagung dan PA Kabupaten Tulungagung Teken MOU Dispensasi Nikah Untuk Anak
Menurut Kasil, telur-telur ini dibeli langsung dari pengepul yang mengambil dari peternak telur, dengan harga 18 ribu perkilo.
Otomatis, vaksinasi ini juga membantu peternak telur yang sejak awal Agustus kelabakan dengan anjloknya harga telur.
"Ngambil dari peternak telur, dengan harga 18 ribu perkilo," jelasnya.
Baca juga: Polda Jatim Gelar Vaksinasi Serentak di 61 Titik
Selain dengan telur, untuk mendongkrak capaian vaksinasi lansia dilakukan dengan mendekatkan layanan vaksinasi bagi lansia. Seperti dengan melakukan vaksinasi lansia di dusun-dusun, terutama wilayah yang capaiannya rendah.
Sementara itu salah satu lansia yang ikuti vaksinasi, Karsil mengaku senang. Pasalnya selain mendapat vaksin, dirinya juga mendapat telur.
"Ya seneng, selain sehat juga dapat telur," ujar Karsil. (JP/t.ag)
Editor : Redaksi