BACASAJA - Surabaya mengalami hujan Hujan pada 12 Desember 2021 berdasarkan prakiraan cuaca dan suhu yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG.
Selain hujan, Surabaya juga diprakirakan mengalami cuaca berawan pada siang dan malam hari, serta cerah berawan pada lagi hari.
Baca juga: Wawali Armuji Sidak Dugaan Penipuan WO Kamuya, Korban Rugi Puluhan Juta
Sedangkan suhu Surabaya menurut BMKG, diprakirakan berada pada titik 25 hingga 33 derajat celcius dari pagi hingga malam hari.
Minggu (12/4) sore curah hujan lebat di sertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah Kota Surabaya. Dampaknya, terdapat sejumlah pohon tumbang di antranya di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sulawesi.
Wakil Walikota Armuji yang memonitor langsung perkembangan situasi Kota Surabaya menyebutkan bahwa laporan itu telah masuk ke dirinya.
"Saya pastikan petugas lapangan telah merespon dan menuju lokasi terdiri tim dari BPB Linmas Kota Surabaya dan satgas DKRTH untuk melakukan evakuasi," kata Armuji.
Pemerintah Kota Surabaya telah mempersiapkan berbagai upaya dalam menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi di antaranya pembersihan saluran, perantingan pohon hingga pembangunan berbagai saluran sudetan.
Baca juga: Bertambah Lagi, Warga Wonokromo Tak Bisa Urus Sertifikat Akibat Klaim Eigendom oleh PT Pertamina
"Pak Walikota, kami dan seluruh kawan - kawan OPD telah berjibaku agar warga Surabaya aman. Kita berdoa bersama dan bekerja sekeras mungkin sehingga semuanya lancar," tegas Armuji.
Untuk mengantisipasi banjir, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya mengerahkan sekitar 1.300 Satgas PU yang bertugas menormalisasi saluran atau box culvert yang tidak bisa dijangkau oleh alat berat.
Anggota Satgas PU tersebut tersebar di 59 lokasi rumah pompa di beberapa titik Surabaya. Setidaknya ada 250 operator dan sekitar 300 orang yang terbagi menjadi dalam tiga shift kerja untuk membantu pekerjaan di rumah-rumah pompa.
Armuji juga menjelaskan perantingan terus berjalan. Per Oktober 2021, telah dilakukan perantingan sebanyak 3.531 ribu pohon.
Baca juga: Kasus Tanah Eigendom Bertambah, Warga Gunung Sari Tak Bisa Urus SHM dan SHGB Sejak 10 Tahun Lalu
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.832 ribu pohon merupakan permintaan dari warga, sedangkan 14 pohon lainnya tumbang dan telah dilakukan penanganan serta pembersihan.
Kemudian untuk bulan November 2021, ada 3.801 ribu pohon yang telah dilakukan perantingan dengan 1.394 ribu pohon di antaranya merupakan permintaan dari warga. Sebanyak 76 pohon tumbang telah dilakukan penanganan dan pembersihan.
"Kalau ada temuan di lapangan bisa telepon 112," imbuhnya. (*/RG4)
Editor : Redaksi