BACASAJA.ID - Terhitung pada Selasa (8/2) total pasien dalam perawatan postif Covid-19 sebanyak 1.410 jiwa, sehingga jumlah akumulatif mencapai 72.435 jiwa.
Angka kesembuhan harian pada Senin (7/2) mencapai 732 jiwa hanya terpaut 9 Jiwa dari jumlah tambahan kasus aktif pada hari itu sebanyak 741 Jiwa.
Baca juga: Wawali Armuji Sidak Dugaan Penipuan WO Kamuya, Korban Rugi Puluhan Juta
Prosentase Kesembuhan yang sangat tinggi di Kota Surabaya mencapai 94,5 �ngan angka Kumulatif 68.459 Jiwa.
Peningkatan bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur juga naik, melalui keterangan Ketua PERSI Surabaya dr Didi Dewanto SpOG di katakan naik 5 - 20 �ngan tren meningkat.
Wakil Walikota Surabaya Armuji menyebutkan Pemerintah Kota Surabaya telah mengambil langkah antisipatif diantaranya memperkuat Testing dan Tracing.
Baca juga: Bertambah Lagi, Warga Wonokromo Tak Bisa Urus Sertifikat Akibat Klaim Eigendom oleh PT Pertamina
Angka kesembuhan tinggi mencapai 94,5 Persen tetapi laju infeksinya juga sangat cepat , kita semua harus disiplin menjaga diri " , kata Armuji
Untuk menjaga BOR agar tetap stabil dirinya meminta warga Surabaya tidak Panik apabila terinfeksi Covid - 19 dan melapor kepada Puskesmas setempat. Nanti akan diberikan rekomendasi untuk isolasi mandiri atau harus dibawa ke tempat isolasi terpusat di Hotel Asrama Haji.
Baca juga: Kasus Tanah Eigendom Bertambah, Warga Gunung Sari Tak Bisa Urus SHM dan SHGB Sejak 10 Tahun Lalu
"Jangan tergesa-gesa ke Rumah Sakit, kecuali yang memiliki komorbid atau ada gejala medis yang harus ditangani. Pemerintah Kota Surabaya juga menggenjot vaksinasi untuk meminimalisir dampak infeksi Covid-19," tegas Cak Ji.
Ia juga menambahkan agar masyarakat tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan mendesak, menerapkan protokol kesehatan dan segera mengambil kesempatan vaksin apabila sudah dijadwalkan. (PMK/RG4)
Editor : Redaksi