Menjawab Pertanyaan Warganet, Firman Syah Ali : Saya Memang Tidak Maju Pilkada, Tidak Lobi Partai

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Firman Syah Ali
Firman Syah Ali

i

SURABAYA - Tokoh Muda NU Firman Syah Ali yang beberapa bulan ini kerap disebut-sebut sebagai salah satu Bakal Calon Bupati Pamekasan bahkan kerap diberitakan oleh media arus utama, akhirnya angkat bicara saat ditanya oleh warganet Pamekasan di akun facebook dan grup-grup WA.

Kepada warganet yang mendukungnya, Firman Syah Ali menjawab, "terima kasih atas dukungannya, mohon maaf saya memang tidak pernah maju Pilkada, begitupun tidak pernah mendaftar ke Partai Politik, juga tidak pernah melakukan pendekatan lainnya atau lobi-lobi. Kepada pengusaha saya juga tidak lobi" tulis tokoh olahraga Jawa Timur ini kepada redaksi Bacasaja.id, Sabtu (24/8/2024).

"Alasan saya tidak maju Pilkada Pamekasan adalah karena orang tua kurang merestui, sama kejadiannya dengan waktu Pilkada Surabaya 4 tahun silam. Bagi saya rekom orang tua jauh lebih penting daripada rekom partai politik, dan saya selama ini telah berjuang untuk mendapatkan rekom orang tua, namun sampai dengan H-3 ini belum juga dapat rekom. Orang tua saya ini kan sisa-sisa jaman kuno, beliau eman pada status PNS saya, tidak mau saya keluar dari PNS. Juga beliau sering dipengaruhi berita-berita di TV, banyak kepala daerah ditangkap KPK" lanjut tokoh organisasi petani ini.

"Yang kedua, dalam obrolan santai dengan beberapa sesepuh berpengaruh besar di pamekasan, mereka minta untuk periode ini saya membiarkan salah seorang figur untuk jadi Bupati dulu, lima tahun kemudian barulah saya menggantikannya. Untuk jabatan Wakil Bupati saya memang tidak ada orientasi ke arah situ, jabatan Bupati saja harus berjuang dapat Rekom dari orang tua, apalagi hanya Wabup, pasti orang tua akan jauh lebih keberatan" lanjut Ketua Karate ini.

Tidak lupa Firman Syah Ali Meminta Maaf kepada seluruh masyarakat yang mendukungnya.

"Kepada adik-adik media, LSM dan seluruh masyarakat yang telah mendukung saya, saya mohon maaf tahun ini telah mengecewakan. Dua tahun lagi saya sudah bisa pensiun dini dari PNS, dan kita masih bisa berjumpa lima tahun lagi dalam suasana yang lebih direstui orang tua saya. Saya harap panjenengan semua tidak kecewa dan kita akan tetap berjuang bersama untuk Pamekasan yang lebih baik, siapapun yang jadi Bupati 2024-2029" pungkas Kabid Inotek BRIDA Jatim ini. (*)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…