Anak Raja Dangdut Rhoma Irama Terseret Kasus Dugaan Korupsi PUPR

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BACASAJA.ID - Anak raja dangdut Rhoma Irama, Romy Syahrial, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rrakyat (PUPR) Kota Banjar.

Meski Romy membantah terlibat, tapi KPK tetap melakukan pengusutan. Dalam kasus ini, Wali Kota Banjar periode 2008 sampai 2013, Herman Sutrisno, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Dia diduga menerima suap dari orang bernama Rahmat Wardi.

KPK juga sudah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat termasuk kediaman Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjar. KPK sebelumnya sempat memeriksa Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih sebagai saksi sebanyak dua kali masing-masing pada Rabu (12/8) dan Kamis (12/11).

"Saya enggak main proyek-proyekan. Enggak main proyek saya," kata Romy di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, dikutip dari medcom.id

Romy membantah kenal para tersangka di kasus itu. Dia juga membantah mangkir dari panggilan KPK. Romy mengaku tidak menerima surat panggilan sama sekali. "Saya stay kan di Puncak, Bogor, saya baru tahu tanggal 15 Januari 2021 (ada panggilan dari KPK)," ujar Romy.

Menurut dia, Lembaga Antikorupsi salah orang. Pasalnya, ejaan namanya dalam surat pemanggilan itu salah. "Kemarin saya crosscheck dengan Pak Alam (pengacaranya) ternyata betul dikirim link segala macam, kalau nama ya nama saya Romy Syahrial ya, cuma M-nya satu," tutur Romy.

Pengacara Romy, Alamsyah Hanafiah, mengatakan surat panggilan itu datang ke Kantor Soneta Group yang bertempat di bilangan Depok. Dia menegaskan kliennya tidak terlibat kasus itu. Atas dasar itu, Alamsyah menemani Romy menyambangi KPK. Mereka menilai ada kesalahan dalam pemanggilan tersebut.

"Saya pikir ini ada kekeliruan, error in persona, namanya salah," ujar Alamsyah.

Sementara itu, KPK mempersilakan Romy protes dalam pemeriksaan. "Kalau merasa salah orang, terangkan di berita acara pemeriksaan (BAP)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri dikutip Selasa (19/1/2021).

Ali mengatakan pihaknya sudah memanggil Romy dua kali, yakni pada 1 Desember 2020 dan 14 Januari 2021. Kedua panggilan itu tidak dihadiri Romy tanpa alasan yang jelas.

Ali menegaskan tidak salah orang. Romy dipanggil sebagai saksi untuk mendalami kasus dugaan suap proyek pada Dinas PUPR Kota Banjar. "Kami memastikan pemanggilan seseorang sebagai saksi tentu karena kebutuhan penyidikan. Dengan tujuan untuk membuat terang rangkaian perbuatan dari para tersangka dalam perkara ini," ujar Ali. (net)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…