DPRD Terima dan Setujui LKPj Gubernur Jatim 2024, Namun Fraksi PKB Beri Catatan Khusus

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono menyerahkan jawaban akhir fraksi terkair LKPj Gubernur Jatim 2024 ke Gubernur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Kominfo Jawa Timur)
Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono menyerahkan jawaban akhir fraksi terkair LKPj Gubernur Jatim 2024 ke Gubernur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Kominfo Jawa Timur)

i

SURABAYA – Seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menerima dan menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jawa Timur tahun anggaran 2024 menjadi peraturan daerah (Perda).

“Kesimpulan pendapat akhir atau PA, yaitu menerima LKPj tahun 2024. Namun itu ada ada beberapa catatan dari DPRD Jatim untuk menjadi perbaikan pemerintah kedepannya,” tegas Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono saat memimpin rapat paripurna DPRD Jatim, Senin (19/5/2025).

Sementara itu Juru bicara FPKB Jatim, Hj. Laila Abidah mengatakan Fraksi PKB menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras Gubernur dan Wakil Gubernur beserta seluruh jajarannya dalam penyelenggaraan pemerintahan sehingga mencapai berbagai keberhasilan.

Namun demikian, dalam kesempatan ini FPKB juga ingin memberikan beberapa catatan. Pertama, program-program yang melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) agar diselaraskan dan dikoordinasikan lintas OPD, sehingga tidak tumpang tindih.

Dengan begitu akan tercipta pola pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Jawa Timur yang selaras, sinergis, tepat sasaran, dan benar-benar bermanfaat untuk warga Jawa Timur.

Kedua, seluruh OPD dan program atau kegiatan yang mengarah pada pencapaian indikator-indikator tersebut dievaluasi secara menyeluruh, diperkuat dengan langkah-langkah strategis yang terukur, serta dialokasikan sumber daya yang memadai untuk memastikan perbaikan kinerja di tahun 2025.

Ketiga, Indikator kinerja dalam LKPJ tahun 2024 hendaknya tetap dipertahankan, dan jika perlu ditambahkan dengan ukuran-ukuran lain guna memastikan program pembangunan yang lebih terarah dan terukur.

Keempat, Capaian kinerja sebagaimana dilaporkan dalam LKPJ tahun 2024 harus menjadi baseline atau standar acuan minimal yang digunakan dalam menetapkan target tahun 2025, dan seterusnya.

Gubernur Khofifah mengapresiasi kerja keras Panitia Khusus (Pansus) LKPJ serta seluruh fraksi di DPRD yang telah melakukan pendalaman dan pembahasan secara komprehensif dalam waktu yang relatif singkat.

“Kami sangat menghargai semua saran, kritik, dan rekomendasi yang disampaikan. Semua itu merupakan bentuk dari kemitraan harmonis antara seluruh pemangku kepentingan di Jawa Timur agar kita senantiasa menjadi lebih baik lagi ke depan,” ujar Gubernur Khofifah dilansir laman resmi Kominfo Jatim.

“Sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan DPRD merupakan kunci untuk mewujudkan Jawa Timur yang adil, makmur, unggul, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045," papar dia.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Wagub Emil Dardak juga menyambut baik atas semua catatan dan rekomendasi yang disampaikan seluruh Fraksi DPRD Jatim. Segala catatan dan masukan disebutnya akan menjadi modal utama segenap jajaran Pemprov Jatim untuk bekerja lebih baik di tahun 2025.

“Saya rasa banyak ide, saran dan bahkan kritik yang sangat relevan yang kemudian bisa kita terapkan untuk membenahi kinerja di tahun 2025 supaya lebih baik dalam melayani masyarakat,” ucapnya.

Turut hadir, jajaran Wakil Ketua DPRD Jatim, anggota DPRD Jatim dari seluruh Fraksi dan jajaran Kepala Perangkat Daerah Prov. Jatim. (*)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…