Cahyo Harjo Prakoso Serap Aspirasi Warga Jajar Tunggal, Soroti Akses Pelayanan Difabel dan Persoalan TPS

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Cahyo Harjo Prakoso
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Cahyo Harjo Prakoso

i

SURABAYA - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Cahyo Harjo Prakoso, menggelar kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (Reses) di kawasan Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, pada Jumat (21/11/2025). Reses tersebut dihadiri warga RW 2 serta perwakilan dari sejumlah RW lain di Kelurahan Jajar Tunggal.

“Alhamdulillah kali ini saya berkesempatan reses di RW 2 Jajar Tunggal Wiyung. Kami menerima banyak masukan, sekaligus melaporkan apa yang telah kami kerjakan serta program strategis dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kota,” ujar Cahyo.

Akses Pelayanan Difabel Dinilai Belum Optimal

Dalam dialog bersama warga, Cahyo menemukan adanya persoalan serius terkait pelayanan bagi masyarakat difabel yang dinilai belum memperoleh akses secara maksimal.

“Cukup mencengangkan ketika mengetahui ada keluarga maupun anak-anak yang masuk kategori difabel tetapi belum mendapatkan pelayanan yang baik. Ini membutuhkan perhatian lebih,” tegasnya.

Ketua DPC Gerindra Surabaya itu menegaskan bahwa warga difabel tidak membutuhkan belas kasihan, melainkan pemberdayaan yang dapat meningkatkan produktivitas mereka.

“Tadi ada difabel usia dini, usia dewasa, dan lainnya. Ini harus menjadi fokus kami. Difabel tidak butuh dikasihani, tapi diberdayakan,” imbuhnya.

Cahyo menyampaikan bahwa pihaknya akan mendampingi warga difabel agar akses terhadap layanan sosial dan bantuan pemerintah dapat diterima secara optimal.

“Kami akan mendata dan memastikan pelayanan sosial, bantuan provinsi, pusat, maupun kota dapat mereka peroleh. Sekaligus memperhatikan program pemberdayaannya,” jelasnya.

Persoalan TPS dan Sampah Jadi Keluhan Warga

Selain isu difabel, warga juga menyampaikan keluhan mengenai kondisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di wilayah tersebut yang sudah memprihatinkan. Lokasi TPS yang berada di lahan milik Jasa Marga membuat perbaikan memerlukan izin khusus.

“Mereka ingin ada bantuan dari pemerintah kota, tapi terkendala perizinan karena lahannya milik Jasa Marga,” kata Cahyo.

Ia menegaskan siap mengawal kebutuhan masyarakat terkait penataan sampah, termasuk pembangunan atau perbaikan TPS, serta penyediaan gerobak sampah.

“Kami akan bersurat ke Jasa Marga untuk meminta izin peningkatan sarana TPS. Secara pribadi, saya siap membantu pembangunan, perbaikan, maupun penyediaan gerobak sampah agar tidak ada lagi sampah yang tercecer,” tegasnya.

Selain TPS, Cahyo juga menilai pengerukan sungai diperlukan untuk mengatasi sedimen dan sampah yang berpotensi menimbulkan persoalan lanjutan.

Jaga Kebersihan Kota

Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh karena menyangkut kebersihan lingkungan, citra kampung kota Surabaya, hingga potensi penyebaran penyakit.

“Kalau tidak ditangani serius, sampah dapat merusak kebersihan kota, menurunkan citra kampung Surabaya yang selama ini baik, bahkan menjadi sumber penyakit baru,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…