lSURABAYA – Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, menegaskan pentingnya menjaga semangat guyub rukun sebagai fondasi memperkuat toleransi dan keberagaman di tengah dinamika kota metropolitan.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi bertema “Guyub Rukun, Menguatkan Semangat Toleransi dan Keberagaman di Tengah Dinamika Kota Metropolitan.”
Dalam paparannya, Musyafak menyebut kehidupan masyarakat perkotaan yang heterogen menjadi tantangan sekaligus peluang. Keberagaman latar belakang suku, agama, budaya, hingga pilihan sosial harus dikelola dengan semangat saling menghargai.
“Kota metropolitan adalah ruang perjumpaan berbagai perbedaan. Di sinilah nilai guyub rukun menjadi penting agar keberagaman tidak memicu gesekan, tetapi justru menjadi kekuatan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran generasi muda, khususnya Gen Z, yang hidup di era digital dengan arus informasi sangat cepat. Menurutnya, anak muda harus menjadi agen perdamaian dengan bijak bermedia sosial dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang memecah belah.
Musyafak menambahkan, toleransi bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti menghormati perbedaan keyakinan, budaya, serta membangun komunikasi yang sehat antarwarga.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung interaktif.
Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan menjaga kerukunan di lingkungan perkotaan yang dinamis dan plural.
Di akhir kegiatan, Musyafak berharap nilai guyub rukun tetap menjadi karakter masyarakat Jawa Timur, sehingga harmoni sosial di tengah modernisasi dan perkembangan kota metropolitan dapat terus terjaga.
Editor : Redaksi