KPK Buka Peluang Periksa Anggota BPK V terkait Kasus Suap Audit Muara Enim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BPK
BPK

i

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) V, Bobby Adhityo Rizaldi. Bobby akan diperiksa dalam penyidikan kasus dugaan suap audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan pemanggilan saksi akan disesuaikan. Tentunya, dengan kebutuhan penyidikan dan fakta-fakta yang berkembang selama proses penanganan perkara.

"Nanti lihat kebutuhan penyidikan. Tentunya apabila ada fakta-fakta yang berkembang saat penyidikan yang saat ini berjalan akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan pihak-pihak lain," kata Taufik saat dikonfirmasi, Selasa 16 Juni 2026.

Meski demikian, Taufik belum dapat memastikan apakah Bobby akan dipanggil dalam waktu dekat. "Jadi tergantung dari keperluan di penyidikan," ujarnya

Sebelumnya, KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan suap terkait audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim Tahun Anggaran 2025. Mereka adalah Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan Titin Rita Lestari (TTN), pihak swasta Augus Dwianggara (AGG)

Bupati Muara Enim Edison (EDS), Direktur PT Millenium Solusi Abadi Fika (FK). Serta, Cory Erin Hardi (CRH) selaku marketing perusahaan tersebut.

Dalam konstruksi perkara, Angga diduga bekerja sama dengan ASN BPK Perwakilan Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari. Titin bertugas sebagai pengendali teknis pemeriksaan.

Keduanya diduga berupaya mengubah temuan audit BPK yang melebihi batas materialitas. Temuan itu terkait proyek pengadaan smart board pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.

Kasus ini bermula pada Mei 2026 saat Bupati Muara Enim, Edison, diduga memerintahkan jajarannya mengurus temuan audit BPK. Permintaan tersebut kemudian disampaikan kepada Angga

Dalam prosesnya, Angga diduga meminta fee sebesar Rp1,6 miliar yang dihitung dari 1 persen pagu anggaran infrastruktur. Atau, 2 persen pagu anggaran pengadaan di lingkungan Pemkab Muara Enim.

Sebagai realisasi awal, disiapkan uang Rp500 juta yang berasal dari Direktur PT Millenium Solusi Abadi, Fika. Uang itu diserahkan melalui bagian pemasaran perusahaan, Cory Erin Hardi

KPK mengungkap dana tersebut dibagi untuk sejumlah pihak, baik di Jakarta maupun Sumatera Selatan. Angga diduga menerima Rp100 juta, sementara Rp100 juta lainnya diberikan kepada perantara bernama Mulyono.

Selain itu, Angga juga diduga telah menerima uang Rp50 juta terkait pengurusan awal perkara tersebut. Dalam kasus ini, KPK menetapkan lima tersangka

Mereka adalah Augusz Dewanggara dan Titin Rita Lestari sebagai penerima suap. Serta Edison, Fika, dan Cory Erin Hardi sebagai pemberi suap.

Kelima tersangka telah ditahan untuk 20 hari pertama. Terhitung sejak 10 hingga 29 Juni 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK. ***

Tag :

Berita Terbaru

Viral di Medsos Soal Tuduhan Eksploitasi, Pemkot Surabaya Pastikan Anak Bersekolah dan Diasuh Baik oleh Ayahnya

Viral di Medsos Soal Tuduhan Eksploitasi, Pemkot Surabaya Pastikan Anak Bersekolah dan Diasuh Baik oleh Ayahnya

Sabtu, 01 Agu 2026 10:02 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 10:02 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti video viral di media sosial (medsos) yang menuding seorang anak berusia lima tahun…

Pemilik Ruko di Batam yang Digerebek BNN Terkait Pabrik Narkoba Berinisial AH

Pemilik Ruko di Batam yang Digerebek BNN Terkait Pabrik Narkoba Berinisial AH

Sabtu, 01 Agu 2026 09:52 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 09:52 WIB

BATAM- Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil membongkar jaringan penyelundupan dan peracikan narkotika…

TPG Guru Agama Tuntas Dicairkan, DPRD Surabaya Minta Perencanaan Anggaran Lebih Matang

TPG Guru Agama Tuntas Dicairkan, DPRD Surabaya Minta Perencanaan Anggaran Lebih Matang

Jumat, 31 Jul 2026 20:21 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 20:21 WIB

SURABAYA – Komisi D DPRD Kota Surabaya meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi dalam penyusunan anggaran agar pencairan Tunjangan Profesi G…

Ibadah Bersama Anak Yatim: Keberkahan Doa Menjadi Pondasi Kokoh Menjaga Keamanan Sulawesi Barat

Ibadah Bersama Anak Yatim: Keberkahan Doa Menjadi Pondasi Kokoh Menjaga Keamanan Sulawesi Barat

Jumat, 31 Jul 2026 19:31 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:31 WIB

POLDA SULBAR- Menyadari bahwa kekuatan sejati menjaga kedamaian tidak hanya datang dari kesiapan fisik dan ketegasan aturan, melainkan juga dari keberkahan doa…

Sebut Proyek Revitalisasi SMAN 1 Loceret Amburadul, LKHPI Siapkan Laporan ke Kejaksaan

Sebut Proyek Revitalisasi SMAN 1 Loceret Amburadul, LKHPI Siapkan Laporan ke Kejaksaan

Jumat, 31 Jul 2026 17:18 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 17:18 WIB

Proyek revitalisasi di SMAN 1 Loceret itu menggunakan APBN sebesar Rp 765 juta. Dana itu dikucurkan Kemendikdasmen.…

Karaton Surakarta Hadiningrat Resmi Buka Rangkaian Sekaten 2026, Perkuat Syiar Islam dan Pelestarian Budaya

Karaton Surakarta Hadiningrat Resmi Buka Rangkaian Sekaten 2026, Perkuat Syiar Islam dan Pelestarian Budaya

Jumat, 31 Jul 2026 15:58 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:58 WIB

SURAKARTA – Karaton Surakarta Hadiningrat akan secara resmi membuka rangkaian Sekaten Tahun Be 1960/2026 pada Minggu, 2 Agustus 2026, pukul 15.30 WIB di K…