Jelang Pelantikan, Akun Penipu Catut Eri Cahyadi di Facebook, Waspada!

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Akun Facebook mencatut nama Eri Cahyadi diduga untuk melakukan penipuan
Akun Facebook mencatut nama Eri Cahyadi diduga untuk melakukan penipuan

i

BACASAJA.ID – Jelang pelantikan Wali Kota Surabaya, media sosial Facebook digemparkan beredarnya akun yang mengatasnamakan Eri Cahyadi, Wali Kota terpilih.

Akun tersebut menyebarkan pesan pribadi di Facebook, dengan menawarkan pinjaman wirausaha dari koperasi yang menggiurkan. Dalam akun di Facebook tersebut, terpajang foto Eri Cahyadi mengenakan baju warna merah dan songkok hitam sebagai foto profil.

Foto itu adalah foto ketika Eri Cahyadi diumumkan sebagai calon wali kota oleh PDI Perjuangan pada September 2020 lalu. Sementara latar belakang foto profil adalah foto saat Eri Cahyadi melakukan sungkem kepada ibunya, sesaat sebelum akan melakukan pendaftaran ke KPU Surabaya.

Juru Bicara Tim Pemenangan Eri-Armudji, Aprizaldi memastikan jika akun Facebook bernama Eri Cahyadi tersebut adalah akun palsu. Selama ini Eri tidak pernah memiliki akun personal di Facebook. Eri hanya memiliki akun Facebook Page.

“Akun Facebook Page mas Eri Cahyadi yang asli dengan alamat https://www.facebook.com/ericahyadiec. Sedangkan akun Instagramnya ada @ericahyadi_. Selain dua akun tersebut, dipastikan akun tersebut palsu,” tegas Aprizaldi, saat dikonfirmasi, Minggu (21/2/2021).

Akun palsu Facebook yang dibuat penipuan tersebut pertama kali memposting pada 23 Januari 2021 pada pukul 23.29 WIB. Gambar pertama adalah foto Eri Cahyadi mengacungkan jari telunjuk saat debat publik di Hotel JW Marriot, Surabaya.

Postingan selanjutnya adalah foto-foto Eri saat kampanye maupun saat masih aktif menjadi ASN Pemkto Surabaya. Postingan tersebut diposting tidak lama setelah postingan foto pertama. Hanya beda menit, yakni pada pukul 23.32 WIB.

“Kami telah mendapat informasi bahwa ada pesan di Facebook yang mengatasnamakan Mas Eri Cahyadi. Pesan tersebut menawarkan program pinjaman modal wirausaha bunga 0 persen, kerjasama antara pemerintah dengan Koperasi Sinarmas. Biaya angsuran 50 persen per bulan dibantu pemerintah. Jelas pesan ini adalah pesan penipuan. Mas Eri tidak pernah membuat pesan tersebut,” ungkapnya.

Aldi, sapaan akrab Aprizaldi, mengatakan, beruntung modus penipuan di Facebook itu diketahui lebih awal oleh tim. “Ada beberapa warga yang tanya langsung ke tim kami, sehingga kami bisa merespons lebih cepat agar tak ada penipuan,” ujarnya.

Dengan munculnya akun palsu ini, lanjut Aprizaldi, Tim Pemenangan Eri-Armuji akan melapor ke Cyber Crime Polri. Sebab dikhawatirkan ada yang menjadi korban penipuan tersebut, dengan iming-iming akan dibantu, korban dimintai sejumlah uang, atau fotokopi KTP dan KK yang dikirimkan dan disalahgunakan.

“Orang yang ingin mendapat pinjaman lewat koperasi tersebut diharuskan mengirim fotokopi KTP dan KK. Karena KTP dan KK itu termasuk data administratif kependudukan yang sifatnya sangat personal, bisa saja disalahgunakan. Seperti digunakan untuk meminjam pinjaman online yang hanya butuh fotokopi KTP dan KK. Ini kan sangat bahaya,” jelasnya.

Aldi bersyukur, sejumlah warga yang melapor ke tim Eri-Armudji tidak ada yang tertipu dengan modus tersebut. “Itu karena memang Mas Eri selama ini sangat terbuka dan dekat dengan warga. Jadi begitu ada apa-apa, banyak warga langsung WhatsApp ke Mas Eri dan tim, jadi tidak ada yang tertipu,” tandasnya. (byta)

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…