Kasus Jual Beli Tanah Diduga Libatkan Oknum DPRD Berujung Saling Lapor

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

BACASAJA.ID - Kasus jual beli lahan kebun yang diduga melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Lumajang, sepertinya semakin lama semakin memanas.

Usman Afandi,  anggota DPRD Lumajang selaku pembeli lahan tanah milik Taufiq yang berlokasi di Desa Barat Kecamatan Padang dilaporkan ke Polda Jatim. Pelapornya pihak penjual atas dugaan pemalsuan akta jual beli tanah.

Taufiq melalui kuasa hukumnya, Basuki Rahmad, SH mengungkapkan pihak pembeli sampai saat ini belum pernah melakukan pembayaran atas tanah yang sudah disepakati untuk dibeli seharga Rp 1 milyar. Namun pihak pembeli sudah memiliki akta jual beli.

"Sempat terjadi transaksi jual beli antara klien kami dengan terlapor, namun sejauh ini tidak ada pembayaran dari pihak pembeli, sehingga klien kami meminta kembali berkas dan surat tanah tersebut dari desa, karena tidak ada pembayaran dan dianggapnya transaksi tersebut batal", ujar pengacara yang akrab dipanggil Okik, Minggu (21/3/2021).

Dia menambahkan pengambilan berkas dan dokumen surat tanah yang menjadi objek tersebut dianggap oleh pihak pembeli (Usman Afandi) dinilai sebagai kasus penggelapan. Karena itu, ia melaporkannya ke Polres Lumajang pada Januari lalu.

"Klien kami sempat dilaporkan ke Polres Lumajang oleh pihak pembeli. Tahunya ada dugaan pemalsuan surat tanah tersebut  saat pemerikasaan di Polres, kalau pembeli sudah mengantongi akta jual beli. Padahal oleh pihak penjual dibatalkan karena tidak ada pembayaran," lanjut Okik.

Sementara itu, Usman Afandi yang dikonfirmasi via telepon genggamnya menerangkan dirinya justru menjadi korban dalam kasus ini. Pasalnya lahan yang dijadikan objek perkara sudah terbayar. Namun akta jual beli atas nama dirinya berada di tangan penjual.

"Bukti-bukti pembayarannya ada semua, dan anehnya akta jual beli yang seharusnya menjadi hak saya, sama Kades Barat diserahkan ke pihak penjual," paparnya.

Usman Afandi membenarkan dirinya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Lumajang atas dugaan pemalsuan akta tanah dan perusakan di lahan yang diklaim sudah menjadi miliknya, karena merasa sudah melakukan jual beli.

"Bulan Januari kemarin memang sudah saya laporkan ke Polres Lumajang, atas dugaan pemalsuan surat tanah dan perusakan kayu sengon yang berada dilahan tersebut", tandasnya.

Usman Affandi juga sudah mengetahui dirinya telah dilaporkan ke Polda Jatim atas dugaan pemalsuan surat akta jual beli. Ia menegaskan dirinya siap menghadapi atas pelaporan tersebut.

"Ya saya sudah tahu, kita lihat saja siapa yang salah dan siapa yang benar", pungkasnya. (bas)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…