PMII Gresik Galang Dana untuk Banjir Bandang di NTT dan NTB

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PMII Gresik melakukan aksi Galang dana untuk musibah banjir di NTT dan NTB, Rabu (7/4/2021).
PMII Gresik melakukan aksi Galang dana untuk musibah banjir di NTT dan NTB, Rabu (7/4/2021).

i

BACASAJA.ID - Prihatin dengan musibah banjir bandang di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dan Bima, Nusa Tenggara Barat, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Gresik tergerak membantu para korban dengan menggalang dana di lampu merah perempatan dekat pintu Tol KLBM (Krian-Legundi-Kebomas-Mojokerto) Kebomas, Gresik, Rabu (7/4/2021).

Ketua Cabang PC PMII Gresik, M Sholihul Hadi mengatakan, bencana tersebut memantik perhatian dan kepedulian apalagi telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Dampak yang lain pun cukup besar dan meluas.

“Dengan penggalangan donasi untuk Rakyat NTT ini, setidaknya mampu meringankan beban korban yang terkena bencana, serta mampu untuk mengabarkan kepada rakyat bahwa bencana terjadi bukan alamiah saja, tetapi ada perubahan yang di dasari atas ulah tangan manusia serta eksploitasi alam yang berlebihan,” jelasnya.

Hadi mengatakan bencana yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia bukanlah murni faktor curah hujan tinggi saja, melainkan ada ketidakseimbangan alam disebabkan eksploitasi besar-besaran untuk tambang dan lain sebagainya.

“Seperti bencana-bencana sebelumnya, pemerintah selalu mengatakan bahwa bencana alam yang terjadi adalah ujian dari Tuhan, faktor curah hujan tinggi, dan berbagai alasan khas pemerintah yang lain untuk menutupi fakta kongkrit yang sebenarnya, yaitu ketidakseimbangan alam, yang disebabkan eksploitasi alam besar-besaran, seperti kerusakan alam akibat ulah tuan tanah besar untuk perkebunan besar dan tambang ini,” kata Hadi.

Ia mengungkapkan, selama 20 tahun terakhir setidaknya kerusakan hutan di Nusa Tenggara Timur mencapai 15,163,65 hektar, dari luas hutan dan lahan seluas 2.109.496.76 hektar. Sedangkan, hingga awal 2018, wilayah NTT masih dikepung 309 masala izin tambang yang tersebar di 17 kabupaten, termasuk kabupaten Flores.

“Padahal, sebagai negara dengan kondisi geografis yang memang rawan akan bencana
alam, pemerintah seharusnya melindungi alam yang berfungsi sebagai penangkal alami dari berbagai bencana yang mengancam kehidupan, dan melakukan berbagai penelitian ilmiah, melalui kampus-kampus, yang bertujuan untuk mendeteksi bencana yang sewaktu-waktu mengancam,” ucap Hadi.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menurut update data pada Senin (5/4/2021) kemarin, tercatat korban meninggal dunia akibat bencana ini sebanyak 44 orang.

Bencana tersebut juga membuat 256 jiwa mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan sejumlah warga lain mengungsi di Balai Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur, NTT.

Sementara bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Bima, NTB. Hingga Minggu (4/4), Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bima mencatat ada dua orang yang tewas akibat bencana di wilayah provinsi itu. (TBK)

Berita Terbaru

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik d…