Terima Tunjangan 40 Persen, Sejumlah Penilik Mengadu ke Wabup Gresik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat menemui para Penilik dan Pamong belajar, Jumat (23/4/2021).
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat menemui para Penilik dan Pamong belajar, Jumat (23/4/2021).

i

BACASAJA.ID - Sejak terbitnya Peraturan Bupati nomer 1 tahun 2021, seketika Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 38 orang Penilik dan 8 orang Pamong belajar susut menjadi hanya 40%. Atas berkurangnya TPP yang diterima sejak bulan Pebruari 2021 tersebut para Penilik dan Pamong belajar se Kabupaten Gresik mengadu ke Wakil Bupati Gresik.

Para Penilik dan Pamong itu hanya diwakili oleh beberapa orang kemudian diterima oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) di ruang rapatnya pada Jum’at (23/4/2021).

Ketua Penilik Kabupaten Gresik Mohammad Yusuf selaku ketua rombongan mengaku sebelum terbitnya perbup nomer 1 tahun 2021, kami masih menerima TPP sesuai dengan aturan yang berlaku yaitu Perbup nomer 07/2020.

“Sampai pada bulan Januari 2021, TPP yang kami terima masih utuh seratus persen. Tapi sejak diterbitkan Perbup 01/2021 penerimaan TPP kami hanya 40%. Kami juga belum menerima penjelasannya terkait susutnya TPP kami,” katanya.

Yusuf meneruskan sebagai ketua rombongan yang sekaligus ketua Penilik Kabupaten Gresik meminta kepada Bu Min selaku Wabup dan pihak yang berwenang agar membatalkan perbup nomer 1 tahun 2021 dan memberlakukan kembali Perbup nomer 7 tahun 2020.

Kemudian, menurut keterangan beberapa Penilik, tentang tugas kerja Penilik yang mengadu saat ini tidak bisa dianggap enteng. Mereka yang selalu berada di lapangan setiap saat selalu mendampingi Lembaga paud yang ada di Gresik.

Bahkan saat malam haripun ketika Lembaga paud membutuhkan tugas pendampingan dan menyusun akreditasi, para penilik ini siap berangkat.

"Kami minta Wabup dan pihak yang berwenang agar membatalkan perbup nomer 1 tahun 2021 dan memberlakukan kembali Perbup nomer 7 tahun 2020," ucapnya.

Sedangkan Pamong yang di Gresik ini hanya ada 8 orang ini bertugas memberikan pelajaran kepada Lembaga non formal. Misalnya menyelenggarakan sekaligus menjadi pengajar pada kelompok belajar paket A, B dan C. Pamong belajar juga memberikan berbagai pelatihan mulai dari menjahit, IT bahkan pelatihan kepada kelompok ibu-ibu yang ada pada Lembaga-lembaga non formal yang lain.

"Kerja Pamong juga berat, harus memberikan pelajaran non formal dengan mengajar pelatihan menjahit, IT dan juga pelatihan kepada ibu-ibu," jelasnya.

Menanggapi keluhan para Penilik dan pamong belajar itu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau biasa disapa Bu Min akan mempelajari tentang keluhan tersebut sambil menanyakan kepada pihak terkait yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

“Saya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya dengan bagian hukum, Dinas Pendidikan, BPPKAD serta pihak lain yang berkompeten. Tolong saya diberi semua dokumennya," ungkap Bu Min. (TBK)

 

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

POLDA SULBAR - Memperkuat fondasi penegakan hukum yang bermartabat di wilayah Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto terus mempererat…

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

MAMUJU— Semangat Polisi Peduli Pendidikan diwujudkan melalui kolaborasi di bidang akademik. Tri Suhendra Arbani, S.H., M.H., dosen Universitas Islam Negeri (…

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

POLDA SULBAR– Merespons fenomena kejahatan siber dengan modus penipuan online yang mengintai siapa saja di dunia digital. Polda Sulbar menerbitkan panduan e…