Gencar Edukasi Aturan Makan di Tempat selama PPKM Level 4, Kasatpol PP Surabaya: Masalahnya Menghitung 20 Menitnya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satpol PP Surabaya saat edukasi peraturan PPKM Darurat. (dok)
Satpol PP Surabaya saat edukasi peraturan PPKM Darurat. (dok)

i

BACASAJA.ID - Soal kebijakan makan ditempat selama 20 menit, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto menyebut bahwa secara psikologis Pemerintah ingin membuka keran-keran ekonomi mikro.

"Sehingga kami, Satpol PP banyak melakukan edukasi dan pengawasan terkait usaha ekonomi mikro," ungkapnya, Kamis (29/7/2021).

BACA JUGA: PPKM Level 4 Diperpanjang sampai 2 Agustus, PKL dan Warung boleh Buka dan Makan di Tempat sampai Malam

Dalam kebijakan itu, masyarakat yang ingin makan di tempat, maksimal ada 3 orang dengan waktu makan maksimal 20 menit.

"Permasalahannya itu menghitung 20 menitnya ini," katanya.

Apabila terjadi pelanggaran, Eddy mengaku akan tetap melakukan tindakan tegas, tetapi dengan cara yang lebih humanis.

"Terkait terjadinya pelanggran, kami lebih banyak humanis, karena kita semua tahu situasi ekonomi saat ini. Kami mengedukasi, ketika ada pelanggaran ada tindakan yang humanis," tegasnya.

BACA JUGA: Warung Makan dan PKL di Daerah PPKM Level 4 Jawa Timur Boleh Buka dan Makan di Tempat

Disisi lain, Eddy juga mengaku bila ada salah satu restoran di Kota Surabaya yang membuka dine in atau makan di tempat.

"Ada juga yang melanggar, restoran membuka makan di tempat, karena seharusnya melakukan take away, maka kami lakukan tindak ditempat. Mereka salah menterjemahkan peraturan," pungkas Eddy. (byta/rg4)

Berita Terbaru

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Selasa, 06 Okt 2026 13:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:37 WIB

POLDA SULBAR- Setiap bel pulang sekolah berbunyi, wajah-wajah ceria melangkah keluar gerbang. Di saat itulah, Polantas dengan rompi hijau menyala berdiri di…

Lutfiyah: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Penentu Masa Depan Surabaya

Lutfiyah: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Penentu Masa Depan Surabaya

Selasa, 06 Okt 2026 11:51 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:51 WIB

SURABAYA — Peringatan Hari Guru Sedunia atau World Teachers’ Day pada 5 Oktober menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para guru atas dedikasi mer…

Gerindra Jatim Rekomendasikan Pemecatan Tiga Anggota DPRD Terlibat Pesta Narkoba

Gerindra Jatim Rekomendasikan Pemecatan Tiga Anggota DPRD Terlibat Pesta Narkoba

Selasa, 06 Okt 2026 11:46 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:46 WIB

SURABAYA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur mengambil sikap tegas terhadap tiga kadernya yang terlibat kasus pesta narkoba di salah satu h…

PB XIV Siapkan Keraton Kulon Jadi Tempat Tinggal, Revitalisasi Keputren Karaton Surakarta Dikebut

PB XIV Siapkan Keraton Kulon Jadi Tempat Tinggal, Revitalisasi Keputren Karaton Surakarta Dikebut

Selasa, 06 Okt 2026 11:41 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:41 WIB

PB XIV mulai menyiapkan tempat tinggal di Keraton Kulon, area Keputren Karaton Surakarta. Kawasan ini siap direvitalisasi jadi destinasi wisata budaya…

Cahyo Soroti Sosialisasi Anggaran Gen Z, Kartar Butuh Pendampingan Mengakses Program

Cahyo Soroti Sosialisasi Anggaran Gen Z, Kartar Butuh Pendampingan Mengakses Program

Selasa, 06 Okt 2026 07:21 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:21 WIB

SURABAYA — Anggota Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utomo, menyoroti pemahaman dan akses generasi muda terhadap program serta a…

Fredy Poernomo Apresiasi Polrestabes dan BNNK Surabaya Bongkar 3 Anggota DPRD Pesta Narkoba

Fredy Poernomo Apresiasi Polrestabes dan BNNK Surabaya Bongkar 3 Anggota DPRD Pesta Narkoba

Senin, 05 Okt 2026 21:10 WIB

Senin, 05 Okt 2026 21:10 WIB

SURABAYA – Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi Golkar, Fredy Poernomo, mengapresiasi langkah Polrestabes Surabaya bersama BNNK Surabaya yang membongkar dugaan pesta …